investasi

Manajemen PT Singaraja Putra Tbk Sampaikan Klarifikasi Rencana Pengembangan Bisnis Pertambangan Melalui PT Dwi Daya Swakarya, Berapa Capex 2026 SINI ?

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:37 WIB
Manajemen PT Singaraja Putra Tbk Sampaikan Klarifikasi Rencana Pengembangan Bisnis Pertambangan Melalui PT Dwi Daya Swakarya, Berapa Capex 2026 SINI ? (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Manajemen PT Singaraja Putra Tbk (SINI) memberikan klarifikasi terhadap rencana pengembangan bisnis kegiatan usaha Perseroan di bidang pertambangan oleh Entitas Anak Perseroan PT Dwi Daya Swakarya.

Perseroan menyampaikan dengan mempertimbangkan skala operasi, tahapan pengembangan tambang, serta kondisi pasar dan operasional, belanja modal (capex) tahun 2026 pada prinsipnya akan difokuskan untuk mendukung kegiatan operasional pertambangan diperkirakan sebesar Rp510 Miliar.

Baca Juga: Terungkap Alasan Bank Negara Indonesia Rencana Buyback Saham BBNI Rp1,5 Triliun ! Apakah Terkait Fundamental Perusahaan ?

Angka itu termasuk Rp500 Miliar untuk pemeliharaan dan pengembangan infrastruktur tambang, serta infrastruktur pendukung yang pendanaannya disediakan oleh pihak ketiga yang bekerjasama.

"Kebutuhan modal kerja akan disesuaikan dengan rencana produksi dan aktivitas operasional yang terus berjalan, dengan estimasi kebutuhan modal kerja tahun 2026 untuk entitas anak Perseroan PT Dwi Daya Swakarya adalah sebesar Rp2,73 Triliun," ungkap Direktur Utama SINI, Amir Antolis dalam klarifikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Januari 2026.

Nantinya, modal tersebut dipenuhi dari hasil operasional anak usaha Perseroan.

"Sumber dana pemenuhan modal kerja dan belanja modal direncanakan diperoleh dari hasil kegiatan operasional anak usaha Perseroan," timpalnya.

Baca Juga: Profil Friderica Widyasari Dewi Ketua OJK yang Baru Sekaligus Wakil, Pernah 10 Tahun Berkarir di BEI dan Direktur Keuangan KSEI

Sebagai informasi, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) didirikan pada tahun 2005 dan memulai operasi bisnis di bidang jasa akomodasi pada 2006.

Perusahaan ini mengelola Imperial Singaraja, sebuah hostel modern yang menyediakan tiga tipe kamar di kawasan strategis Lippo Cikarang.

Tipe-tipe kamarnya antara lain Singaraja Suite sebuah kamar tidur besar dengan jacuzzi, Spatel Suite kamar tidur yang nyaman dengan jacuzzi, dan Spatel Room, kamar modern dengan shower air panas.

Pada tahun 2018, perusahaan mengakuisisi PT Interkayu Nusantara, sebuah perusahaan pengolahan kayu, terutama untuk furnitur perumahan yang berlokasi di Curug, Tangerang.

(*)

Tags

Terkini