Pj Gubernur Kalbar Harisson Tak Ingin Pencegahan Stunting di Kalbar Hanya Retorika ! Minta Hal Ini Dilakukan Perangkat Daerah di Kalimantan Barat

photo author
Tim Kalimantan Satu 04, Kalimantan Satu
- Sabtu, 30 Desember 2023 | 14:06 WIB
Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari memberikan makanan kepada seorang anak saat menyambangi Posyandu Karya Pesona, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Kota Pontianak, Jumat 29 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)
Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari memberikan makanan kepada seorang anak saat menyambangi Posyandu Karya Pesona, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Kota Pontianak, Jumat 29 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Penjabat Gubernur Kalbar dr Harisson meminta Kepala Perangkat Daerah untuk terus memonitor perkembangan anak-anak yang terkena Stunting.

Ia tak ingin penanganan stunting di wilayah Provinsi Kalimantan Barat hanya retorika.

"Jangan sampai kita hanya retorika saja menyampaikan cegah Stunting. Jadi, benar-benar harus ada intervensi langsung ke anak-anak," ungkapnya Harisson saat menyosialisasikan edukasi gizi dengan menyambangi Posyandu Karya Pesona, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Kota Pontianak, Jumat 29 Desember 2023.

Harisson menimpali, stunting harus dimonitor terus dan diperhatikan setiap bulannya.

Baca Juga: Tinjau Posyandu Cempaka Biru Sekadau, Pj Gubernur Kalbar Harisson Ingatkan Persiapan Generasi Muda Benar, Unggul dan Pintar Dengan Penanganan Stunting

Jika ada anak yang sudah dimasukkan ke dalam program atau kegiatan, namun tetap masih stunting maka Pemerintah Daerah harus melakukan evaluasi.

"Wajib lakukan evaluasi sampai tidak stunting," pinta Harisson.

Pencegahan dan penanganan stunting, kata Harisson, harus sudah terprogram.

Pj Gubernur Kalbar dr Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari saat menyambangi Posyandu Karya Pesona, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Kota Pontianak, Jumat 29 Desember 2023.
Pj Gubernur Kalbar dr Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari saat menyambangi Posyandu Karya Pesona, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Kota Pontianak, Jumat 29 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

Puskesmas harus mengetahui siapa saja anak, khususnya balita di bawah dua tahun (baduta) yang terkena Stunting.

"Ini hendaknya nanti seluruh Kepala Perangkat Daerah terkait harus sudah membuat program atau kegiatan. Seperti pemberian makanan tambahan, mengecek lingkungan disekitarnya supaya lingkungan itu baik, bersih dan sehat agar tidak terkena penyakit yang tidak diinginkan," tandasnya.

Baca Juga: Ingatkan Gizi Buruk Kronis dan 3 Komponen Utama Makanan Baduta, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Akui Perlu Kolaborasi Untuk Mengatasi Stunting

Dukungan Penuh Kepada Anak Stunting

Sementara itu, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari mengatakan, agenda edukasi gizi dilaksanakan untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak Stunting.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X