Satu ODGJ Sanggau Meninggal Dunia. Sempat Dibawa ke Puskesmas Dalam Kondisi Sadar dan Menggigil saat Ditemukan Terbaring di Tepi Jalan

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Minggu, 5 Mei 2024 | 14:04 WIB
Piket Polsek Tayan Hulu bersama Koramil Tayan Hulu membawa ODGJ yang tidak dikenal tersebut ke Puskesmas Sosok untuk mendapatkan pengobatan. (Kalimantansatu.com/Dok. Polsek Tayan Hulu Polres Sanggau)
Piket Polsek Tayan Hulu bersama Koramil Tayan Hulu membawa ODGJ yang tidak dikenal tersebut ke Puskesmas Sosok untuk mendapatkan pengobatan. (Kalimantansatu.com/Dok. Polsek Tayan Hulu Polres Sanggau)

KALIMANTANSATU.COM, SANGGAU - Satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Sanggau meninggal dunia.

Sebelumnya, ODGJ tersebut sempat dibawa ke Puskesmas oleh aparat kepolisian dan TNI.

Awalnya, piket penjagaan Polsek Tayan Hulu, dan Piket Koramil Tayan Hulu Sertu Priyono mendapatkan telepon dari masyarakat tentang informasi ditemukannya masyarakat atau warga tidak dikenal (tanpa identitas) yang terbaring di tepi jalan.

Lokasi jalan tersebut di Dusun Tanjung, Desa Binjai.

Tepatnya di depan Rumah Makan Roda Minang, jalan masuk ke RT Sebemban.

Baca Juga: Satu Bandar Narkoba Ditangkap Polsek Sekayam Polres Sanggau. Berawal dari Laporan Masyarakat Sebagai Bentuk Kepedulian

Terkait hal ini, Kapolsek Tayan Hulu Iptu Jhony Sembiring mengungkapkan, menurut informasi dari warga setempat, ODGJ tersebut sering berkeliaran di sekitaran wilayah Rumah Makan Roda Minang.

Kondisi ODGJ tersebut mengalami sakit.

Selanjutnya, Piket Polsek Tayan Hulu bersama Koramil Tayan Hulu membawa ODGJ yang tidak dikenal tersebut ke Puskesmas Sosok untuk mendapatkan pengobatan.

Saat ditemukan, kondisi ODGJ itu dalam keadaan sadar dan menggigil.

“Pada saat dalam penanganan di Puskesmas Sosok sekitar jam 10.45 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Iptu Jhony Sembiring, Sabtu 4 Mei 2024.

Baca Juga: Rumah Lansia di Mukok Sanggau Terbakar Gara-gara Korsleting Listrik

Diagnosa awal penyebab kematian ODGJ tersebut sesuai dengan penjelasan Dokter Mutiara Sianturi yang melakukan pemeriksaan adalah kematian mendadak yang disebabkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak teratur.

Selanjutnya, Personil Polsek Tayan Hulu mencoba mencari identitas korban dan diketahui bahwa korban merupakan warga dari Dusun Tapa, Desa Empodis, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau.

"Setelah dihubungi, keluarga korban datang untuk menjemput jenazah korban di Puskesmas Sosok," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Sumber: Polres Sanggau

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X