Hilirisasi Minerba Tunjukkan Hasil Positif ! Presiden Jokowi Hendak Perluas ke Sektor Pertanian, Perkebunan dan Kelautan

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Selasa, 24 September 2024 | 22:51 WIB
Presiden Jokowi saat diwawancarai awak media di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 24 September 2024. (Kalimantansatu.com)
Presiden Jokowi saat diwawancarai awak media di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 24 September 2024. (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM, MEMPAWAH - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerangkan sejumlah proyek hilirisasi di sektor mineral dan batubara (minerba) telah menunjukkan hasil positif.

Ke depan, hilirisasi hendak diperluas ke sektor lainnya. Seperti pertanian, perkebunan, dan kelautan.

Berdasarkan diskusi panjang dirinya bersama dengan Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto, kata Jokowi, menghasilkan kesepahaman bahwa hilirisasi akan menjadi fokus utama dalam masa pemerintahan berikutnya.

Hilirisasi penting dalam upaya mendorong nilai tambah bagi ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Injeksi Perdana Smelter Grade Alumina di Mempawah, Presiden Jokowi Mengaku Bangga Ekosistem Industri Aluminium yang Terintegrasi Selesai Fase Pertama

Dalam upaya hilirisasi tersebut, Jokowi mendorong sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kerjasama tersebut terbuka dan diharapkan dapat memberikan banyak manfaat.

“Sektor pangan juga akan masuk ke proses hilirisasi dan itu sekali lagi nilai tambahnya akan muncul di dalamnya,” ucap Jokowi saat diwawancarai awak media di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 24 September 2024.

"Baik BUMN maupun swasta, semuanya bagus dan terbuka untuk bekerja sama dalam hilirisasi,” ungkap Jokowi," timpalnya.

Baca Juga: Akui Pembangunan SGAR PT BAI Sempat Tertunda di Mempawah, Menteri BUMN Erick Thohir Tekankan Hilirisasi di Indonesia Adalah Kewajiban

Terkait hilirisasi minerba, yakin satu-satu bisa diselesaikan.

"Kemarin smelter di Sumbawa di PT Amman, kemudian smelter Freeport juga sudah selesai, ini fase 1 smelter bauksit SGAR juga telah selesai dan kita harapkan kita tidak ekspor bahan mentah lagi. Semuanya diolah di dalam negeri sehingga nilai tambah ada di dalam negeri, kesempatan kerja ada di dalam negeri,” paparnya.

Ia menyoroti sejumlah sektor yang masih memiliki peluang besar untuk dihilirisasi.

Mulai dari timah hingga batubara.

“Peluang ini masih terbuka lebar untuk dilakukan,” tandasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X