Sempat Hilang Tiga Hari ! Dalam Kondisi Lemas, Pria 49 Tahun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 8 November 2024 | 12:56 WIB
Pria berusia 49 tahun, Tanz Asfar berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis 7 November 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Basarnas Pontianak)
Pria berusia 49 tahun, Tanz Asfar berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis 7 November 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Basarnas Pontianak)

KALIMANTANSATU.COM, MEMPAWAH - Pria berusia 49 tahun, Tanz Asfar berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis 7 November 2024.

Ia ditemukan di hutan sekitar tempat tinggalnya.

Sebelumnya, warga Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat ini dikabarkan hilang pada Minggu 3 November 2024.

Saat itu, Tanz Asfar hendak berangkat dari rumah menuju kediaman keluarganya di Kampung Padang.

Diinformasikan, saat perjalanan Tanz Asfar bertemu dengan warga setempat.

Warga tersebut juga sempat menyapa Tanz Asfar, namun tidak menjawab.

Baca Juga: Wapres Gibran Rakabuming Raka Beri Apresiasi Pemprov Kalbar Sukses Tekan Angka Stunting, Pj Gubernur Harisson Sampaikan Rasa Hormat

Terkait hal ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak I Made Junetra mengungkapkan, korban ditemukan masih dalam radius pencarian Tim SAR Gabungan.

"Korban tersebut merupakan warga yang hilang sejak tiga hari yang lalu. Saat ditemukan dalam kondisi lemas," ungkap I Made Junetra, Kamis 7 November 2024.

Pascapenemuan, Tanz Asfar langsung dievakuasi dan berada di kediamannya.

Selama pencarian, lanjut Junetra, Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan metode Explore Search and Rescue (ESAR).

”Metode ESAR ini digunakan untuk menangani situasi darurat pencarian korban yang hilang, tersesat, atau tertimpa musibah di alam bebas," jelasnya.

Baca Juga: Bagaimana Kabar Terbaru Naturalisasi Kevin Diks, Estella Loupattij dan Noa Leatomu untuk Timnas Indonesia ?

Selain metode ESAR, tim juga mencari dengan drone thermal

"Drone thermal bertujuan untuk menemukan korban berdasarkan pantauan visual dan suhu tubuh," imbuh dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X