Kunjungi SMAN 1 Putussibau dan SMKN 1 Putussibau, Pj Gubernur Harisson Ingin Pastikan Beasiswa Pendidikan Pemprov Kalbar Tepat Sasaran

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Selasa, 12 November 2024 | 14:55 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Putussibau dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa 12 November 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Putussibau dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa 12 November 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PUTUSSIBAU - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Putussibau dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa 12 November 2024.

Harisson meninjau fasilitas dan lingkungan sekolah, serta menyapa siswa/siswi sekaligus memberikan motivasi kepada siswa/i untuk menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

"Saya harapkan siswa/i belajar dengan rajin agar apa yang dicita citakan dapat tercapai. Saat ini Indonesia sudah berhasil kembali masuk ke dalam upper middle income country, untuk itu kita harus memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045”, ucapnya.

Baca Juga: Kembali, Dittipidsiber Bareskrim Polri Blokir Aset Judi Online Rp36,86 Miliar dari Website Ini

Untuk mencapai target ini diharapkan anak-anak semua bisa mempersiapkan diri dalam rangka memanfaatkan bonus demografi.

"Saya juga ingin memastikan bahwa beasiswa yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi itu benar-benar sampai dan anak-anak sekolah di SMA dan SMK Negeri maupun di SLB itu sudah tidak lagi ditarik iuran ini itu," ungkap Pj Gubernur Kalbar.

Dirinya juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah menganggarkan sekitar Rp190 Miliar Rupiah per tahun untuk membiayai atau dengan istilah beasiswa bagi siswa SMA dan SMK Negeri maupun SLB, sehingga tidak lagi ada pungutan biaya bulanan dari sekolah.

"Satu siswa SMA/SMK itu kita kasi 100 ribu perbulan, kalau yang SLB itu kita kasi 200 ribu perbulan dan tadi sudah kita lihat bahwa di 2 sekolah ini memang dana itu sudah masuk dan sudah dipergunakan oleh sekolah secara baik dan tidak ada anak-anak yang ditarik iuran ini itu lagi. Ini semua dalam rangka kita meningkatkan akses masyarakat terhadap sekolah dan dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat”, terangnya.

Baca Juga: Tertunda, Pemerintah Minta Perusahaan Platform Digital Realisasi Kesepakatan Kerja dengan Media

Kunjungan Pj Gubernur Harisson ke SMA dan SMK Negeri 1 Putussibau ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. 

Dengan memastikan penyaluran beasiswa yang tepat sasaran dan menghapuskan pungutan iuran sekolah, diharapkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat dapat meningkat.

Langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi muda Kalimantan Barat yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. 

Melalui upaya ini, Pemerintah Provinsi optimis dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat secara signifikan.

Baca berita dan informasi menarik lainnya di Google News (Klik Tautan Ini)

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X