Ini Kronologis Seorang Pria Tusuk Warga Pontianak Selatan di Jalan Sungai Raya Dalam. Polres Kubu Raya Ungkap Berawal dari Tawar-Menawar Harga Nanas

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 2 Desember 2024 | 16:59 WIB
Tersangka kasus penusukan yang terjadi di depan salah satu kafe, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu 30 November 2024 sekitar jam 06:30 WIB pagi. (Kalimantansatu.com/Dok. Polres Kubu Raya)
Tersangka kasus penusukan yang terjadi di depan salah satu kafe, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu 30 November 2024 sekitar jam 06:30 WIB pagi. (Kalimantansatu.com/Dok. Polres Kubu Raya)

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Polres Kubu Raya melalui Polsek Sungai Raya memastikan kasus penusukan yang terjadi di depan salah satu kafe, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat diselidiki dan ditangani secara profesional.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu 30 November 2024 sekitar jam 06:30 WIB pagi.

Akibat penusukan yang dilakukan oleh pelaku pria berinisial SP (64 tahun), seorang warga Pontianak Selatan bernama Sadali (63 tahun) menderita luka dan harus menjalani perawatan medis secara intensif.

Baca Juga: Panjatkan Doa dan Sampaikan Harapan, Purnawirawan TNI Bangga Sujiwo-Sukiryanto Menang Pilkada Kubu Raya 2024

"Dilarikan ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak," ungkap Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade dalam keterangannya, Senin 2 Desember 2024.

Kronologis di Awali Tawar Menawar Nanas

Aiptu Ade mengungkapkan, kronologis kejadian bermula saat Sadali (korban) menawar nanas milik SP (pelaku) seharga Rp2 ribu per buah.

Tawaran harga nanas itu ternyata membuat pelaku naik darah.

Pelaku tidak mampu menahan emosi dan langsung mengambil pisau pengupas nanas.

Pisau itu ditusukkan oleh SP ke punggung korban.

"Bahkan, pisau itu sempat menancap di tubuh korban sebelum pelaku melarikan diri,” ujar Aiptu Ade.

Baca Juga: Turun Jadi Rp10 Ribu, Menko PM Cak Imin Imbau Pemasok Jangan Main-main Soal Standar Gizi ! Ajak Ibu-ibu Berpartisipasi di Program Makan Bergizi Gratis

Beruntung, ada seorang polisi yang sedang melintas di jalan tersebut.

Polisi itu langsung bertindak dan menolong korban yang terkapar di aspal jalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X