Sujiwo Tegas Tolak Praktik Jual Beli Jabatan saat Periode Kepemimpinannya di Kubu Raya ! Ancam Oknum yang Catut Namanya

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 10 Februari 2025 | 20:46 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya terpilih periode 2025-2030 Sujiwo dan Sukriyanto. (Kalimantansatu.com/Dok. Redaksi)
Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya terpilih periode 2025-2030 Sujiwo dan Sukriyanto. (Kalimantansatu.com/Dok. Redaksi)

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Terpilih Sujiwo menegaskan penolakan keras terhadap praktik jual beli jabatan.

Dia juga memastikan praktik lancung tersebut tidak akan terjadi pada masa kepemimpinannya nanti.

“Saya pastikan di masa kepemimpinan saya bersama Pak Sukir, seribu persen tidak akan pernah ada yang namanya jual beli jabatan,” ujar Sujiwo saat diwawancarai awak media seusai berkunjung ke Gang Purnawirawan 2 Sungai Raya, Senin (10/2/2025).

Sujiwo menuturkan, dalam proses pengangkatan pejabat pada masa pemerintahannya nanti, dia dan Sukiryanto akan menerapkan prinsip meritokrasi.

Baca Juga: Bantu Penyelesaian Pembangunan Masjid Awwaluddin, Bupati Kubu Raya Terpilih Sujiwo Sumbang Rp100 Juta

Nantinya, mekanisme seleksi dan promosi tidak akan didasari kedekatan secara politik atau hubungan personal.

Melainkan berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara objektif.

“Saya hanya akan melihat tentang kapasitas, integritas, kapabilitas, pengalaman, dan track record. Itu yang paling penting. Layak atau tidak, mempunyai kapasitas atau tidak seseorang ini menempati jabatan tertentu,” terangnya.

Politikus PDI Perjuangan ini juga mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi praktik jual beli jabatan selama dirinya menjabat kelak.

Baca Juga: Lagi Menoreh Karet, Seorang Wanita Kecamatan Sungai Ambawang Menjadi Korban Penganiayaan Brutal dari Pria Misterius. Todongkan Pisau dan Piting Korban

Dia pun mengaku tak akan menoleransi praktik tersebut, bahkan tak akan segan-segan untuk menyeret siapapun yang melakukan praktik jual beli jabatan ke ranah hukum.

“Kalau seandainya ada yang mengatasnamakan Jiwo Sukir, berkenaan dengan jual beli jabatan, tolong dilaporkan ke pihak berwajib dan informasikan ke saya. Saya pastikan saya akan seret mereka ke ranah hukum karena itu merugikan kami berdua. Siapapun, mau yang mengaku tim sukses, oknum ASN atau siapapun, laporkan kepada saya dan kita akan laporkan ke aparat penegak hukum,” pungkasnya.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X