Mayat Korban Terakhir Peristiwa Perahu Tenggelam di Ketapang Berhasil Ditemukan oleh Tim SAR Gabungan

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Senin, 28 April 2025 | 22:33 WIB
Berhasil ditemukan, mayat korban terakhir dalam peristiwa perahu tenggelam di Sungai Dusun Sepanggang, Desa Benua Krio, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Basarnas Pontianak)
Berhasil ditemukan, mayat korban terakhir dalam peristiwa perahu tenggelam di Sungai Dusun Sepanggang, Desa Benua Krio, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Basarnas Pontianak)

KALIMANTANSATU.COM, KETAPANG - Jenazah anak perempuan berusia tujuh tahun, Meitrilia Relin berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (27/4/2025).

Ia merupakan korban terakhir dalam peristiwa perahu tenggelam di Sungai Dusun Sepanggang, Desa Benua Krio, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (23/4/2025).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak I Made Junetra mengungkapkan, mayat Meitrilia Relin ditemukan pada titik lokasi berjarak 1,4 Nautical Mile dari lokasinya tenggelam.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Para Pengusaha Grup Besar Korea Selatan, Akan Tambah Investasi ke Indonesia

"Korban terakhir telah ditemukan. Dengan ditemukannya korban terakhir, maka seluruh korban dalam peristiwa ini telah ditemukan," ungkap I Made Junetra, Minggu (27/4/2025).

Selain Meitrilia Relin, kata dia, korban meninggal pertama dalam peristiwa ini telah ditemukan terlebih dahulu pada hari yang berbeda.

"Korban meninggal pertama telah ditemukan terlebih dahulu, korban merupakan wanita berusia tiga puluh satu tahun, telah ditemukan pada hari ketiga pada Jumat 25 April 2025, berjarak 1.31 Nautical Mile," paparnya.

"Karena seluruh korban dalam peristiwa ini telah ditemukan, maka proses pencarian secara resmi telah kami (Tim SAR gabungan) hentikan," pungkasnya.

Sebagai informasi, tujuh orang menjadi korban dalam peristiwa nahas ini.

Lima korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang.

Sedangkan dua lainnya harus bernasib berbeda, mereka ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X