Tinjau Aktivitas Parkir Liar Tronton di Jalan Mayor Alianyang Kubu Raya, Bupati Sujiwo Sosialisasi Program Penataan Kawasan dan Penghijauan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 1 Agustus 2025 | 08:42 WIB
Bupati Kubu Raya Sujiwo turun bersama Kapolres Kubu Raya dan Camat Sungai Ambawang menemui sejumlah warga di lokasi parkir liar di Jalan Trans Kalimantan, Desa Durian, Sungai Ambawang, Kamis (31/7/2025).  (Kalimantansatu.com/Dok. Prokopim Pemkot Kubu Raya)
Bupati Kubu Raya Sujiwo turun bersama Kapolres Kubu Raya dan Camat Sungai Ambawang menemui sejumlah warga di lokasi parkir liar di Jalan Trans Kalimantan, Desa Durian, Sungai Ambawang, Kamis (31/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Prokopim Pemkot Kubu Raya)

“Kita lagi giat-giatnya melakukan penataan. Insyaallah tahun ini wajah Kubu Raya akan berubah. Seperti di Serdam, Tugu Pesawat, Simpang Polda sampai Bundaran Transmart, Taman Makam Pahlawan, kemudian depan kantor bupati, semuanya akan kita tata, kita jadikan ruang-ruang publik. Sehingga masyarakat banyak alternatif, banyak pilihan ketika akan membawa keluarganya mau berolahraga, mau berkumpul dengan keluarga atau sahabat,” terangnya.

Baca Juga: Kebakaran Kios di Desa Durian Sungai Ambawang, Polres Kubu Raya Ungkap Dugaan Penyebabnya

Mengenai aktivitas pedagang di kawasan Jalan Alianyang, Sujiwo menegaskan dirinya bukan melakukan penggusuran melainkan penataan kawasan.

Setelah ditata, warga yang punya aktivitas di lokasi tersebut akan diinventarisasi dan diberikan solusi, salah satunya terkait tempat untuk usaha.

“Kita masih mempunyai kios-kios atau lapak-lapak di Pasar Melati, Pasar Menanjak, sehingga nanti yang warga kubu Raya akan menempati lokasi itu,” katanya.

Terkait proses penataan, Sujiwo menyatakan akan dilakukan melalui tahapan-tahapan sesuai ketentuan yang ada.

Karena itu, dia meminta camat untuk mengikuti tahapan-tahapan tersebut. 

“Pertama kita berikan imbauan untuk melakukan penataan penertiban di internal sendiri. Mungkin ada yang membongkar sendiri, kemudian kalau sudah waktunya terpenuhi, baru ada yang namanya SP1, SP2, SP3 sekaligus dengan eksekusi. Tahapan itu harus kita lalui,” terangnya.

Sujiwo mengaku memahami aktivitas ekonomi dilakukan warga karena tuntutan kebutuhan hidup.

Sehingga sebagai kepala daerah, ia akan berupaya membantu warga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

“Saya melihat banyak yang bekerja menyangkut dengan perut, menyangkut dengan pekerjaan, tentunya khusus yang warga Kubu Raya menjadi kewajiban saya untuk mencarikan solusi,” pungkasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X