kalbar-borneo

Nonton Bareng Anak-anak Thalasemia di XXI Transmart, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari : Membahagiakan Mereka dan Memberi Motivasi

Sabtu, 30 Desember 2023 | 14:30 WIB
Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menggelar nonton bareng (nobar) dengan anak-anak penyandang Thalasemia di XXI Transmart pada Jumat 29 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (Pj Ketua TP PKK) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menggelar nonton bareng (nobar) dengan anak-anak penyandang Thalasemia di XXI Transmart pada Jumat 29 Desember 2023.

Dalam nobar ini, tak hanya orang tua sebagai pendamping anak-anak Thalasemia yang ikut, tetapi juga para dokter dan perawat.

Seperti diketahui, Windy Prihastari juga menjabat Ketua Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalasemia Indonesia (POPTI) Kalbar.

Tampak raut wajah ceria anak-anak yang didampingi orang tuanya untuk mengikuti nonton bersama ini.

Baca Juga: Pj Gubernur Kalbar Harisson Tak Ingin Pencegahan Stunting di Kalbar Hanya Retorika ! Minta Hal Ini Dilakukan Perangkat Daerah di Kalimantan Barat

Satu persatu anak-anak memasuki theater tempat mereka akan menyaksikan film tersebut.

Dalam kesempatan ini, Windy menuturkan bahwa agenda ini untuk menghibur anak-anak penyandang Thalasemia.

Tidak hanya menonton bersama yang dilakukan saat ini, tetapi anak-anak ini juga sering diajak ke destinasi Wisata.

"Jadi memang nonton bareng dengan anak-anak Thalasemia ini sudah sering kita laksanakan, dari dulu sudah rutin, selain nonton bareng kita ajak mereka ke destinasi Wisata," ungkap Windy Prihastari.

Baca Juga: Ingatkan Gizi Buruk Kronis dan 3 Komponen Utama Makanan Baduta, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Akui Perlu Kolaborasi Untuk Mengatasi Stunting

Ia menerangkan, Thalasemia merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan harus seumur hidup melakukan transfusi darah.

"Jadi bisa kita bayangkan, betapa mereka (penyandang Thalasemia) dan orang tua mereka bolak balik ke rumah sakit untuk melakukan transfusi setiap bulannya. Pastinya itu membuat mereka penat dengan segala macam aktivitas penanganan khususnya transfusi mereka," jelas Ketua POPTI Kalbar ini.

Windy mengatakan, walaupun sedang liburan sekolah, tetapi untuk anak-anak penyandang Thalasemia tidak ada kata libur untuk tetap rutin melakukan transfusi darah.

"Memang ini hari libur tetapi untuk anak-anak Thalasemia ini tidak ada liburnya. Bahkan justru di hari libur ini dimanfaatkan untuk mereka lebih rutin transfusi dan meminum obat kelasi besi.

Halaman:

Tags

Terkini