kalbar-borneo

Kunjungi Rumah Betang Ensaid Panjang Sintang, Pj Ketua Dekranasda Kalbar Windy Prihastari Tegaskan Pentingnya Pembinaan dan Pelatihan bagi Pengrajin

Kamis, 7 Maret 2024 | 16:11 WIB
Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson didampingi Ketua Dekranasda Sintang Rita Cendanawangi Melkianus mengunjungi Desa Wisata Ensaid Panjang di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Senin 4 Maret 2024. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

Baca Juga: Buka Gerakan Pangan Murah di Pasar Raya Sintang, Pj Gubernur Kalbar Harisson : Untuk Meringankan Beban Masyarakat

“Dengan kreasi dan inovasi, tenun ikat Sintang akan semakin diminati oleh masyarakat dan wisatawan, ini akan membantu meningkatkan pendapatan para perajin dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Barat.” ucap Windy.

Tenun ikat Sintang adalah salah satu jenis tenun tradisional yang berasal dari Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Tenun ini terkenal dengan motifnya yang khas dan warnanya yang cerah.

Tenun ikat Sintang biasanya dibuat dari benang katun dan sutra dengan menggunakan teknik ikat celup.

Tenun ikat Sintang biasanya digunakan untuk membuat pakaian adat, seperti baju, kain sarung, dan selendang. Tenun ini juga sering dijadikan sebagai souvenir dan hadiah.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini