“Dengan kreasi dan inovasi, tenun ikat Sintang akan semakin diminati oleh masyarakat dan wisatawan, ini akan membantu meningkatkan pendapatan para perajin dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Barat.” ucap Windy.
Tenun ikat Sintang adalah salah satu jenis tenun tradisional yang berasal dari Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Tenun ini terkenal dengan motifnya yang khas dan warnanya yang cerah.
Tenun ikat Sintang biasanya dibuat dari benang katun dan sutra dengan menggunakan teknik ikat celup.
Tenun ikat Sintang biasanya digunakan untuk membuat pakaian adat, seperti baju, kain sarung, dan selendang. Tenun ini juga sering dijadikan sebagai souvenir dan hadiah.
(*)
Artikel Terkait
Kunjungi Rumah Betang Bali Gundi, Pj Ketua Dekranasda Kalbar Windy Prihastari Tegaskan Dukung Potensi Kerajinan Manik-manik Khas Kapuas Hulu
Kunjungi Anak Stunting di Putussibau Kapuas Hulu, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Imbau Kabupaten Kota Jalankan Program Orangtua Asuh
Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Jajal Sepeda Listrik Karya Siswa SMKN 2 Putussibau
Pj Gubernur Kalbar Harisson Beri Apresiasi Capaian Panen Raya Padi di Bengkayang. Segini Jumlah Produksi Padinya
Kukuhkan Ayah dan Bunda Genre Bengkayang, Pj Gubernur Kalbar Harisson Ingatkan Pentingnya Pembinaan Terhadap Remaja Usia 10-24 Tahun