kalbar-borneo

Mayat Pria Kubu Raya Ditemukan di Kebun Dusun Keramat 2 Desa Kuala Dua, Ini Kronologis Penemuan dan Dugaan Penyebab Kematian

Senin, 2 September 2024 | 13:29 WIB
Mayat pria berinisial ZI (44 tahun) ditemukan oleh warga di kebun milik Salihin, Dusun Keramat II, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 28 Agustus 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Polres Kubu Raya)

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Mayat pria berinisial ZI (44 tahun) ditemukan oleh warga di kebun milik Salihin, Dusun Keramat II, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 28 Agustus 2024.

Setelah diidentifikasi, ZI merupakan warga Dusun Karya, Desa Kuala Dua.

Awalnya, mayat ZI ditemukan oleh NM (55 tahun), seorang ibu rumah tangga saat pulang dari kebun sekitar jam 10:30 WIB.

"Saksi (NM) melihat korban terbaring di atas rerumputan," ungkap Kapolsek Sungai Raya AKP Haryanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, Kamis 29 Agustus 2024.

Melihat mayat ZI, NM lantas menginformasikan ke pemilik kebun dan meminta bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga: Informasi Warga Diterkam Beruang Madu Bikin Resah, Ini Bantahan dan Imbauan Polres Kubu Raya

Kemudian, Salihin melapor ke Kepala Desa Kuala Dua, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat.

Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulance menuju rumah duka yang berlokasi di Parit Bugis, Dusun Karya I, Desa Kuala Dua untuk dilakukannua proses pemakaman.

Mayat pria berinisial ZI (44 tahun) ditemukan oleh warga di kebun milik Salihin, Dusun Keramat II, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 28 Agustus 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Polres Kubu Raya)

"Pihak keluarga korban menolak autopsi dan menerima kejadian ini dengan ikhlas," timpalnya.

Kendati demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Menurut informasi, ZI telah bekerja di kebun milik Salihin selama kurang lebih dua minggu. Dari informasi keluarga korban, almarhum memiliki riwayat penyakit sesak napas dan tekanan darah tinggi," tukasnya.

(*)

Tags

Terkini