Tubuh Sulaiman terlempar, hingga menderita luka serius.
Di rumah itu, istri Sulaiman terkejut ketika mendengar suara ledakan dahsyat disertai guncangan seperti gempa.
"Istri korban lalu keluar dan mendapati suaminya terkapar tak berdaya di lantai rumah. Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong dari istri korban langsung berdatangan dan segera mengevakuasi korban ke RS Yarsi Pontianak untuk mendapatkan pertolongan medis," jelasnya.
Pascakejadian, terang Aiptu Ade, petugas dari Polsek Sungai Ambawang bersama tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga ledakan dipicu oleh kebocoran dari tabung gas yang diduga merupakan rakitan.
Dugaan lainnya juga mengarah pada reaksi kimia antara soda api dan aluminium yang digunakan korban saat mengisi gas ke dalam balon.
“Dugaan sementara ledakan terjadi akibat reaksi kimia berbahaya dari campuran soda api dan aluminium yang digunakan korban untuk menghasilkan gas. Kami terus lakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa ini,” ucap Aiptu Ade.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak coba-coba membuat atau menggunakan tabung gas rakitan sendiri.
Aktivitas tersebut sangat berisiko dan membahayakan keselamatan jiwa.
“Kami mengingatkan warga agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak sembarangan menggunakan bahan kimia tanpa pemahaman serta prosedur yang benar," tandasnya.
(*)