kalbar-borneo

Praktek Culas Oli Palsu di Kubu Raya Terbongkar ! Ini Respons Pertamina Lubricants Terkait Peredaran Oli Palsu Bermerek Pertamina di Kalbar

Rabu, 25 Juni 2025 | 15:33 WIB
Ilustrasi mesin kendaraan memerlukan oli. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay Cicero7)

Dalam jangka pendek, oli palsu dapat menurunkan performa mesin akibat pelumasan yang tidak optimal dan dalam jangka panjang, dapat mempercepat kerusakan komponen dan menurunkan usia pakai mesin secara drastis.

“Beberapa pelumas palsu bahkan tidak mengandung aditif penting seperti deterjen atau dispersant yang penting bagi mesin. Hal ini bisa langsung merusak mesin. Untuk pelumas industri yang sangat spesifik, seperti pelumas kompresor, dampaknya bisa lebih fatal lagi,” tegas Tato.

Pertamina Lubricants juga menghimbau masyarakat untuk selalu membeli pelumas Pertamina dari distributor resmi dan terpercaya, seperti SPBU Pertamina, Fastron Auto Services, Enduro Motor Services, serta bengkel resmi lainnya. Pelanggan dapat mencari bengkel resmi terdekat melalui www.pertaminalubricants.com/bengkel.

Cara Membedakan Oli Asli dan Oli Palsu

Pertamina Lubricants juga mengimbau konsumen agar mengecek kemasan oli asli Pertamina sebelum melakukan pembelian.

Untuk membantu konsumen mengenali produk asli, Pertamina Lubricants telah menerapkan beberapa fitur keamanan pada kemasan produk, yakni:

1. QR Code di Stiker Label Anti-Counterfeiting Physical & Digital

QR Code pada stiker botol mengandung kode unik 9-10 karakter (angka & huruf acak).

Setiap botol memiliki QR Code berbeda—jika ada yang sama, produk tersebut palsu.

Saat dipindai, QR Code mengarah ke situs LUBES ID, yang menampilkan informasi produk, nomor QR, kode batch, jumlah scan, dan lokasi scan.

Konsumen harus memastikan data tersebut benar dan sesuai.

2. Tutup Botol dengan Hologram

Terdapat hologram original halus dengan karakter titik (dot) yang terlihat saat kemiringan 45 derajat.

3. Nomor Batch di Tutup dan Leher Botol 

Terdapat 8 digit nomor batch dengan posisi lurus, tegak, dan sejajar.

Halaman:

Tags

Terkini