KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Seorang remaja diamankan Polisi lantaran bawa senjata tajam (sajam).
Sajam itu diselipkan di bagian pinggangnya.
Remaja itu berdalih sajam digunakan untuk penjagaan dirinya.
Ia ditangkap saat razia tim Operasi Pekat Polresta Pontianak di lokasi penyeberangan sampan, Jalan Sultan Muhammad, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, pada Minggu 24 Maret 2024 dinihari WIB.
Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Dumaria Silalahi mengungkapkan, Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) itu diamankan saat razia penyakit masyarakat di Kawasan Pasar Tengah.
"Kami periksa identitasnya dan kami lakukan penggeledahan badan. Kedapatan menyimpan senjata tajam jenis pisau dengan panjang sekitar 20 cm," ungkap AKP Dumaria Silalahi.
Setelah pemeriksaan mendalam, terang Dumarias, diketahui bahwa yang bersangkutan adalah residivis kasus penganiayaan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal penyalahgunaan senjata tajam sebagaimana diatur dalam Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Penyalahgunaan Senjata Tajam, Senjata Api dan Bahan Peledak
"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Ayat (1)," tegas AKP Dumarias Silalahi.
(*)
Artikel Terkait
Bikin Video Pose Tenteng Sajam, 2 ABH Diamankan Patroli Enggang Polsek Pontianak Selatan. Tak Hanya Clurit, Ada Sejumlah Barang Bukti Lain
Terancam Pidana Penjara 10 Tahun ! Mantap, Polresta Pontianak Amankan Dua Remaja Pelaku Penyerangan Pakai Sajam di Kafe Tanjung Hulu Pontianak Timur
Sejumlah Anak Ditemukan Kumpul Bareng di Satu Kamar Kosan Pontianak Selatan, AKP Dumaria Silalahi : Ada Indikasi Perdagangan Anak Di Sini
Waduh, Hasil Operasi Pekat 2024 Polsek Pontianak Selatan Banyak Juga Nih. Sejumlah Tersangka dan Barang Bukti Berhasil Diamankan