Viral Guru Lalai Isi PDSS di SMAN 1 Mempawah, Pj Gubernur Kalbar Harisson Sampaikan Langkah Tegas Ini

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 5 Februari 2025 | 09:36 WIB
Guru-guru meminta maaf atas kelalaian mengisi data PDSS untuk SNBP 2025. Hal ini menyusul siswa-siswa SMA Negeri 1 Mempawah mengelar demokrasi pada Senin (3/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @kotamempawah)
Guru-guru meminta maaf atas kelalaian mengisi data PDSS untuk SNBP 2025. Hal ini menyusul siswa-siswa SMA Negeri 1 Mempawah mengelar demokrasi pada Senin (3/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @kotamempawah)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Siswa-siswa SMA Negeri 1 Mempawah mengelar demonstrasi pada Senin (3/2/2025).

Protes ini sebagai bentuk luapan emosi lantaran kelalaian guru.

Guru tersebut tidak mendaftarkan data siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) hingga batas waktu terakhir yakni 31 Januari 2025 lalu.

Padahal, input data PDSS dibuka sejak 6 Januari 2025.

Dampak kelalaian itu, siswa-siswa SMAN 1 Mempawah tidak bisa mendaftar kuliah lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Aksi demonstrasi ini ingar di berbagai platform media sosial (medsos).

Dalam salah satu video yang viral, guru tersebut beralasan bahwa keterlambatan input data ke PDSS disebabkan oleh banjir.

Ada juga video permintaan maaf dari guru lainnya atas kelalaian tersebut dan berjanji membimbing les tambahan sebagai konsekuensi membantu siswa dan siswi itu agar lolos jalur Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Bagaimana Kondisi 19 Korban yang Dilarikan ke RSUD Ciawi Kota Bogor ?

Terkait hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson menegaskan, penerapan sanksi tegas terhadap guru-guru yang lalai tersebut.

"Kita proses hukuman disiplin," ungkap Pj Gubernur Kalbar Harisson lewat WhatsApp (WA), Selasa 4 Februari 2025.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson saat rapat koordinasi optimasi lahan dan cetak sawah rakyat Kalimantan Barat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis 21 November 2024.
Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson saat rapat koordinasi optimasi lahan dan cetak sawah rakyat Kalimantan Barat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis 21 November 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

Ia tidak menampik siswa-siswa yang ingin mendaftar kuliah pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025, kini terancam tidak bisa mendaftar SNBP 2025.

Kendati demikian, Harisson bilang, dirinya sudah mengambil langkah agar siswa-siswi tersebut bisa ikut SNBP.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X