KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastarita melakukan pemanggilan langsung terhadap Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan Tim PDSS SMA Negeri 1 Mempawah, Senin 3 Februari 2025 malam.
Sebelum pemanggilan, Kadisdikbud Kalbar Rita Hastari juga telah melayangkan surat teguran tertulis kepada Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan Tim PDSS SMA Negeri 1 Mempawah pada Senin pagi.
"Teguran tertulis maupun pemanggilan ini dilakukan, karena pihak terkait gagal dalam penginputan data siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur tanpa tes, ataupun program Eligible Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun Ajaran 2024/2025, ke portal seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) milik Kemendikdasmen RI. Sehingga berdampak pada siswa- siswa terancam tak bisa mengikuti Tes SNBP tahun ini," demikian bunyi siaran pers Kadisdikbud Kalbar Rita Hastarita melalui akun Instagram resmi pribadinya @rita_bersamakalian, dilihat Kalimantansatu.com, Selasa 4 Februari 2025.
Rita Hastarita memberikan perintah langsung, sebagai upaya tanggung jawab pihak sekolah, agar Kepala Sekolah, Waka Kuriulum dan Tim PDSS SMA Negeri 1 Mempawah dan didampingi Bidang SMA Disdikbud Kalbar untuk melakukan koordinasi langsung dengan pihak Kemendikdasmen RI mengenai hal tersebut.
"Untuk pengisian data siswa, yang disi melalui portal seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) itu, terkoneksi langsung ke Kemendikbud RI. Dan sistem pada portal itu telah ditutup sesuai jadwal yang telah ditentukan pada 31 Januari 2025 lalu," tegasnya.
Gara-gara 7 Data Siswa Belum Terinput
Rita Hastarita menambahkan, pihak sekolah sudah mengisi PDSS.
Namun, masih ada tujuh data siswa belum terinput ke PDSS.
Ini menjadi penyebab tertutupnya kesempatan bagi ratusan siswa untuk mendaftar SNBP 2025.
"7 data belum diinput. Harusnya semua diinput agar bisa di-approve," terang Rita Hastarita.
Otomatis, kenyataan ini memberikan dampak bagi semua siswa dan siswi tersebut.
"Ini murni kelalaian pihak SMAN 1 Mempawah. Tugas penginputan data merupakan tanggung jawab penuh sekolah. Ini dikoordinasikan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta tim operator sekolah," pungkasnya.
Demonstrasi Siswa dan Siswi
Artikel Terkait
Momen Haru Prabowo Subianto Ngintip Para Siswa SD dari Balik Jendela, Ada Ucapan Terima Kasih dari Anak Sekolah yang Menyentuh Hati
Lagi Kisruh Gas Elpiji 3 Kg, Begini Kata Menteri Bahlil saat Menghadap Presiden Prabowo Subianto ! Ada Arahan Terbaru Sang Presiden
Telisik Momen Zulkifli Hasan Berikan Uang Gajinya ke Siswa Banyuwangi di Momen MBG, Ada Setitik Janji Presiden Prabowo yang Ingin Naikkan Upah Pejabat
Inilah Update Kondisi Terbaru Korban Penembakan WNI di Malaysia, Kemenlu Ungkap Satu Orang Masih Belum Teridentifikasi
Presiden Prabowo Subianto Makan Siang Bersama JK, Apa yang Dibahas ?
Viral Guru Lalai Isi PDSS di SMAN 1 Mempawah, Pj Gubernur Kalbar Harisson Sampaikan Langkah Tegas Ini
Ahmad Dhani Dicuekin Agnez Mo Setahun Terkait Perseteruan Hak Cipta Lagu ‘Bilang Saja’ dengan Ari Bias: Saya Berusaha Hubungi Agnez, Tapi ....
Masyarakat Jangan Salah Paham ! Ini Klarifikasi Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Soal Ide Serangga Jadi Menu Makan Bergizi Gratis
Pantau Langsung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Dua SMP dan SMA di Depok Jawa Barat, Wapres Gibran: Cukup Lahap Menyantap Menu Hari Ini
4 Fakta Terbaru Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Bagaimana Kondisi 19 Korban yang Dilarikan ke RSUD Ciawi Kota Bogor ?