Masyarakat Pontianak Harus Tahu Nih ! Apa Program 100 Hari Kerja Edi Kamtono-Bahasan Setelah Dilantik dan Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang ?

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 11:43 WIB
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak Periode 2025-2030, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan. (Kalimantansatu.com/Dok. Prokopim Pemkot Pontianak)
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak Periode 2025-2030, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan. (Kalimantansatu.com/Dok. Prokopim Pemkot Pontianak)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Seusai dilantik secara resmi di Istana Negara oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025), Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan kembali ke Pontianak untuk menjalankan tugas di Pemerintahan Kota Pontianak.

Sementara, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung menuju ke Magelang.

Edi Kamtono hendak ikut retret di Akademi Militer (Akmil) mulai tanggal 21-28 Februari 2025.

Bahasan menerangkan, dirinya akan mulai menjalankan aktivitasnya selaku Wakil Wali Kota setibanya di Pontianak.

Mulai dari menghadiri agenda yang telah tersusun, memimpin rapat dan sebagainya.

Baca Juga: Ikut Retret Kepala Daerah 2025 di Akmil Magelang, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Ngaku Sudah Persiapkan Diri Sebelumnya.

Bahasan menambahkan, meski telah dilantik, ia bersama Wali Kota Pontianak akan fokus menjalankan visi misinya setelah menjalani retret.

Sebab, ia juga akan bergabung di Magelang pada 27-28 Februari 2025 mendatang.

“Kami akan mulai bekerja untuk merealisasikan visi misi 100 hari kerja kami setelah menjalani retret nanti supaya lebih fokus,” kata Bahasan dalam keterangannya, Jumat (21/2/2025).

Sebagaimana visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah mereka sampaikan saat kampanye, tegas dia, program 100 hari kerja menjadi prioritas untuk dilaksanakan.

"Program itu dirancang untuk memberikan dampak positif yang cepat dan terukur bagi masyarakat Kota Pontianak," timpal dia.

Baca Juga: Syarat Cara Daftar Akta Kelahiran Online Disdukcapil Pontianak 2025 Terbaru. Untuk Penerbitan Akta Lahir Baru dan Penggantian Karena Rusak atau Hilang

Bahasan bilang, program pertama adalah penyediaan makanan bergizi gratis untuk anak sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi bagi balita dan ibu hamil.

“Ini merupakan investasi untuk masa depan generasi yang lebih sehat dan cerdas," jelasnya.

Program kedua adalah mewujudkan Universal Health Coverage untuk memastikan seluruh warga Pontianak mendapat akses layanan kesehatan yang memadai

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X