pontianak-kite

28 Juni Hari Berkabung Daerah Kalbar, Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian Ajak ASN Pemkot Mengambil Pelajaran dari Peristiwa Mandor

Jumat, 28 Juni 2024 | 14:38 WIB
Monumen Makam Juang Mandor. Setiap tanggal 28 Juni diperingati sebagai Hari Berkabung Daerah Kalimantan Barat (Kalbar). Hal ini untuk mengenang peristiwa pembantaian tokoh-tokoh intelektual Kalbar saat masa pendudukan Jepang. (Kalimantansatu.com/Dok. Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Setiap tanggal 28 Juni diperingati sebagai Hari Berkabung Daerah Kalimantan Barat (Kalbar).

Memaknai peringatan bersejarah itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar upacara di Kantor Wali Kota pada Jumat 28 Juni 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengajak seluruh jajaran ASN Pemkot Pontianak untuk mengambil pelajaran dari peristiwa mandor.

“Mari mengambil teladan dari generasi terbaik Kalbar, para pejuang mandor sudah mengorbankan segalanya untuk generasi selanjutnya,” ungkapnya, seusai upacara.

Sebagai ibu kota provinsi, Ani Sofian menginginkan Kota Pontianak dapat memberikan contoh terbaik bagi daerah lain di Kalbar.

Baca Juga: Ani Sofian Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepala BKD Kalbar dari Pj Gubernur Kalbar Harisson

“Aparatur harus kompak, saling menjaga. Karena aparatur diberikan amanat untuk melayani masyarakat. Setiap aparatur harus melanjutkan perjuangan pendahulu kita,” sebutnya.

Dimulai dengan menjaga kedisiplinan dan memahami tugas, Pj Wali Kota berharap ASN kemudian mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Apabila seiring berjalannya waktu tidak dilaksanakan, Ani Sofian mengatakan akan menindak secara tegas ASN yang melanggar aturan.

“Hal itu harus diambil demi pembangunan Kota Pontianak,” ujarnya.

Baca Juga: Waspada Penipuan Akun Facebook Mengatasnamakan Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian

Dirinya turut mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak, khususnya generasi muda untuk meneladani kisah para insan terbaik pada masanya itu.

Ia menilai perlunya kekompakan dalam upaya menjaga keutuhan negara.

“Semangat itu kita realisasikan dengan produktif berkarya dan bekerja. Jangan melakukan hal yang melanggar hukum,” tutupnya.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini