Peternak Bersyukur, Aksi Viral Buang Susu Sapi Segar Didengar Pemerintah Lewat Respons Cepat Kementerian Pertanian

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 14 November 2024 | 09:12 WIB
Ilustrasi susu sapi segar. (Kalimantansatu.com/Pixabay dimitriwittmann)
Ilustrasi susu sapi segar. (Kalimantansatu.com/Pixabay dimitriwittmann)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berhasil memediasi peternak sapi perah dan industri pengolahan susu.

Respons cepat Kementerian Pertanian (Kementan) tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh peternak.

Bayu Aji Handayanto, pengepul susu asal Pasuruan yang melakukan aksi membuang susu, menangis karena aspirasi peternak didengar dan ditanggapi oleh pemerintah.

Ia tersentuh dengan pemerintah yang memperhatikan nasib peternak di Indonesia.

Baca Juga: Viral Peternak Buang Susu Sapi Segar di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Menkop Budi Arie Setiadi Ambil Langkah dan Sarankan Hal Ini ke Koperasi

“Saya mewakili masyarakat peternakan sapi perah di desa-desa merasa sangat terharu karena hari ini kami merasa memiliki bapak baru di dunia peternakan sapi. Kami terharu karena aspirasi kami sudah didengar Bapak Mentan, tadi juga ada Bapak Mensesneg dan Bapak Wamentan,” ungkap Bayu saat dimintai keterangannya seusai audiensi di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, pada Senin 11 November 2024.

Bayu menjelaskan, audiensi dengan industri pengolahan susu berjalan lancar.

Bayu mengapresiasi langkah konkret Mentan Amran yang mewajibkan industri susu untuk menyerap susu dari peternak lokal.

Tidak hanya itu, susu juga dimasukkan ke dalam daftar Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) yang akan memberikan perlindungan lebih bagi peternak lokal.

“Semua berjalan lancar. Kami terharu perjuangan kami direspons cepat. Saya kira tuntutan kami hanya 1 tetapi dikabulkan 10 sama pemerintah. Kami terima kasih banyak kepada pemerintah, khususnya Bapak Menteri Pertanian dan Bapak Presiden Prabowo,” ucapnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Joe Biden, Amerika Serikat Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Selain itu, Bayu mengungkapkan bahwa peternak sapi perah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas susu.

“Saya kira kualitas susu yang kami kirim sudah di atas standar SNI. Cuman kalau dibanding impor, kami masih di bawahnya. Tapi kami semua berkomitmen, tadi Pak Mentan sampaikan akan ada pembinaan untuk kualitas peternak sapi dari industri pengolahan susu,” katanya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sejumlah peternak dan pengepul melakukan aksi protes akibat pembatasan penyerapan susu dari industri.

Menanggapi polemik tersebut, Kementan tak tinggal diam dan segera mempertemukan kedua belah pihak untuk penyelesaian masalahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X