Di samping memetakan deretan figur berkinerja apik, survei IPO turut merekam daftar menteri yang dinilai memiliki performa kurang maksimal oleh publik.
“Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen,” ungkap Dedi.
Dedi menjelaskan bahwa dinamika penilaian masyarakat sangat dipengaruhi oleh persepsi publik atas isu-isu terkini.
“Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian,” sambungnya.
Sebagai informasi, penarikan sampel dalam riset IPO ini menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS).
Survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 2,90 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan lokasi pelaksanaan di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
(Uploader: Panji Narendra M.)