KALIMANTANSATU.COM - Jajaran menteri Kabinet Merah Putih beserta kepala lembaga merayakan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di area terdampak bencana gempa bumi, tepatnya di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pimpinan pemerintah pusat telah tiba di wilayah Flores sejak hari pertama musibah sebagai wujud kepedulian nyata bagi masyarakat.
"Sejak hari pertama kejadian, kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan," ujar Pratikno usai mengikuti upacara di Ruteng, Senin (17/8/2026).
Pratikno memaparkan bahwa jajaran pejabat disebar ke berbagai titik penting, mulai dari penyaluran bantuan ke Kecamatan Reo di Manggarai hingga area terisolasi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.
Koordinasi berkala terus dilangsungkan bersama Satgas DPR RI dan lembaga terkait baik secara tatap muka maupun video conference.
Strategi Logistik dan Pemutakhiran Data Korban
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto merinci kesiapan armada serta skema penyaluran bantuan di lapangan:
-
Pusat Konsolidasi Logistik: Posko Halim Perdanakusuma Jakarta menampung 50.000 paket sembako Bantuan Presiden untuk diteruskan ke dua posko utama di NTT.
-
Cakupan Wilayah Posko:
-
Posko Labuan Bajo: Melayani Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.
-
Posko Maumere: Melayani Sikka, Ende, dan Nagekeo.
-
-
Armada Mobilisasi: Disiagakan 6 pesawat/helikopter di Labuan Bajo dan 5 di Maumere, ditambah truk logistik jalur darat serta kapal Pelni/feri menuju wilayah kepulauan seperti Pulau Palue.