Berdasarkan laporan pemutakhiran data, korban meninggal dunia akibat gempa bumi per hari ini tercatat sebanyak 54 jiwa, sementara pendataan korban luka-luka masih berlangsung secara dinamis.
Instruksi Percepatan Perbaikan Pemukiman
Suharyanto meminta pemerintah daerah menerapkan pendataan kerusakan secara berkala (by name by address) tanpa menunggu pengumpulan data selesai secara menyeluruh, agar proses rehabilitasi fisik bisa segera dimulai.
"Pendataan rumah masyarakat yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat menjadi prioritas utama kami. Kerusakan fasilitas umum seperti kantor bupati menjadi prioritas berikutnya setelah pemukiman warga terpenuhi,” ujar Suharyanto.
“Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua, begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar penanganan berjalan lebih cepat," tutupnya.
(Uploader: Panji Narendra M.)