Target Internet Murah dan Regulasi Pendukung
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menargetkan dalam waktu dekat masyarakat dapat menikmati layanan internet kabel dengan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau, antara Rp100.000 hingga Rp150.000.
Untuk mendukung pencapaian target ini, Plt Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Kemenkomdigi, Adis Alifiawan, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi publik guna menyusun dua regulasi utama.
"Satu, rancangan peraturan menteri (PM) tentang pita 1,4 [GHz] untuk layanan BWA [Broadband Wireless Access]. Satu lagi, rancangan keputusan menteri (KM) tentang standar teknis perangkat," ujar Adis saat ditemui di Jakarta Pusat, dikutip Selasa 11 Februari 2025.
Peraturan ini bertujuan untuk mempercepat penetrasi internet kabel di Indonesia.
"Barang siapa yang berminat terhadap frekuensi ini, kami ingin mereka komit. Layanan yang di-deliver itu, bisa ada di range harga yang achievable atau affordable buat masyarakat. Kisarannya, riset kami, di range Rp100.000 sampai Rp150.000," tambahnya.
"Kita ingin speed-nya bisa yang up to 100 Mbps. 100 Mbps itu up to, gitu ya. Kan kita berbicara, solusinya solusi berbasis frekuensi," terang Adis.
Sebelumnya, Komdigi telah menargetkan lelang frekuensi 1,4 GHz pada pekan ketiga Februari 2025. Langkah ini diambil untuk mempercepat penetrasi fixed broadband serta mendukung program internet murah di Indonesia.
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemenkomdigi, Wayan Toni Supriyanto, menegaskan bahwa kementerian saat ini tengah menyusun Peraturan Menteri terkait seleksi frekuensi 1,4 GHz serta regulasi tentang standarisasi perangkat BWA.
"Ini akan kemungkinan menghidupkan BWA. Karena untuk meningkatkan penetrasi fixed broadband," kata Wayan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 4 Februari 2025 lalu.
Lebih lanjut, frekuensi 1,4 GHz ini akan difokuskan untuk jaringan tetap (jartap) block packet switch dan tidak diperuntukkan bagi layanan seluler.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah meningkatkan penetrasi internet berbasis fixed broadband yang lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Jika Peraturan Menteri dapat diselesaikan sesuai jadwal, lelang frekuensi 1,4 GHz akan dibuka pada pekan ketiga Februari.
Artikel Terkait
Wapres Gibran Rakabuming Raka Hadiri Puncak Cap Go Meh Singkawang 2025, Pj Gubernur Harisson : Pentingnya Harmoni, Kebersamaan dan Gotong-royong
Kumpulan Foto Perayaan Cap Go Meh 2025 Singkawang ! Meriah, Ada Atraksi Naga, Barongsai, Tatung hingga Pawai Budaya
Sering Kamu konsumsi ! Ini Daftar Produk Orang Tua Group (OT Group) Selain Wafer Tango, Crystalin, Teh Gelas, Oops Fugu dan Kiranti, Apa Saja ?
Kenapa Iklan Marjan Hanya Ada di Bulan Ramadhan ? Kerap Jadi Pertanyaan ! Ini Alasannya Fren, Mengapa Iklan Marjan Hanya Tayang di Bulan Ramadan
Berapa Hari Lagi Puasa 2025 ? Ramadan Countdown ! Ini Info Kapan Puasa Ramadhan 2025 Masehi atau 1446 Hijriyah
Di Hadapan Presiden Prabowo Subianto, Erdogan Puji Ketegasan Indonesia Bela Palestina
Temui Presiden Prabowo Subianto, Erdogan Ungkap Komitmen Turki Garap IKN Libatkan Perusahaan Kelas Dunia
Warga Turut Bergembira ! Saat Momen Kehangatan Presiden Prabowo Subianto Sambut Erdogan di Istana Bogor
Bertemu Erdogan, Presiden Prabowo Subianto Ingin Perdagangan Indonesia dan Turki Makin Kuat
Di Hadapan Erdogan, Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ingin Produksi Bersama Industri Pertahanan Indonesia dan Turki
Ini Ungkapan Bahagia Para Pelajar Bogor Ikut Sambut Erdogan: Sangat Bangga dan Bersyukur
Ini Cendera Mata yang Saling Diberikan Prabowo Subianto dan Erdogan Saat Bertemu di Istana Bogor
Pelukan Hangat Prabowo Subianto Lepas Kepulangan Erdogan ke Turki
Berapa Hari Lagi Menuju Ramadan 2025 ? Fren, Cek Tanggal Ramadan Muhammadiyah dan Versi Pemerintah
Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2025 Penentuan Awal Puasa ? Kemenag RI Sampaikan Tiga Rangkaian Sidang Isbat Ramadan 1446 Hijriah. Apa Saja, Fren ?
Harus Dikonfirmasi Pemantauan Hilal, Apa Hasil Hisab Awal Ramadhan 2025 Sementara ? Cek Kapan Jadwal Sidang Isbat Ramadan 2025, Fren
Hadeh, Viral Kasus Oplosan Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Bekasi ! Polisi Ungkap Cara Culas Pelaku Pindahkan Isi Gas Melon ke Tabung Non-Subsidi
Mengapa Vidi Aldiano Putuskan Berhenti Kemo di Tahun ke-5 Pengobatan ? Apa Efek Samping Berhenti Kemoterapi untuk Penderita Kanker ?
Mengapa Gas Elpiji 3 Kg Berwarna Hijau ? Gaes, Ketahui Sejarah dan Asal-usul Gas LPG 3 Kg di Indonesia
Angga dan Shenina Menikah Setelah 4 Tahun Pacaran ! Waduh, Prilly Latuconsina dan Vidi Aldiano Spill Kebiasaan yang Kerap Dilakukan saat Masa Pacaran