techno

Bikin Panik ! Ini Sederet Reaksi CEO Tekno AS Soal DeepSeek Buatan China di Pasar Global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang

Rabu, 29 Januari 2025 | 21:44 WIB
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan). (Kalimantansatu.com/Dok. DeepSeek.com, IG @zuck, IG @jensenhuanginitiative)

Baca Juga: Ada Kabar Lionel Messi Bakal Pulang dari Miami ke Barcelona: Akankah Reuni dengan Neymar yang Baru 'Putus' Sama Al-Hilal ?

Bikin NVIDIA Merugi Ribuan Triliun

Dilansir dari Reuters, keberadaan DeepSeek dalam pasar bisnis teknologi kini tengah mengguncangkan Amerika Serikat (AS), membuat NVIDIA merugi 600 miliar dolar AS atau setara Rp9.731,7 triliun.

Kemunculan AI buatan China itu bahkan dinilai membuat saham-saham di bursa AS menurun tajam.

Investor langsung melakukan aksi jual besar-besaran saham perusahaan teknologi di Wall Street.

Pasar khawatir munculnya DeepSeek bakal mengancam dominasi perusahaan AI yang berbasis di AS.

Terkhusus bagi NVIDIA, DeepSeek R1 membuat saham perusahaan asal AS itu anjlok pada angka 17 persen.

Baca Juga: Neymar Resmi Pergi Tinggalkan Al-Hilal, ke Manakah Pelabuhan Baru sang Bintang Brazil Itu Selanjutnya ?

Pesaing Ketat ChatGPT

Bagi yang belum tahu, DeepSeek adalah model kecerdasan buatan (AI) inovatif asal China yang kini menjadi pesaing serius ChatGPT OpenAI.

DeepSeek menawarkan dua model unggulan, yakni DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1 yang diklaim memiliki efisiensi dan performa lebih baik dibandingkan model AI lain di pasar teknologi.

Dilansir dari Reuters, DeepSeek-V3 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna di berbagai bidang.

Keahlian DeepSeek mulai dari menjawab pertanyaan sehari-hari hingga menangani tugas-tugas kompleks bagi pengguna.

Salah satu contohnya, seperti perhitungan matematika dan pemecahan masalah logika, sehingga DeepSeek disebut sebagai pesaing langsung GPT-4o milik OpenAI.

Berkaca dari hal itu, terdapat juga sorotan para CEO atau pemilik perusahaan teknologi yang berbasis di AS turut menyoroti eksistensi DeepSeek di pasar global.

Halaman:

Tags

Terkini