Bikin Panik ! Ini Sederet Reaksi CEO Tekno AS Soal DeepSeek Buatan China di Pasar Global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Rabu, 29 Januari 2025 | 21:44 WIB
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan). (Kalimantansatu.com/Dok. DeepSeek.com, IG @zuck, IG @jensenhuanginitiative)
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan). (Kalimantansatu.com/Dok. DeepSeek.com, IG @zuck, IG @jensenhuanginitiative)

KALIMANTANSATU.COM - Sedang hangat diperbincangkan di dunia teknologi internasional, terkait layanan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang berasal dari China, DeepSeek.

Dilansir dari Reuters, Presiden AS Donald Trump sampai ikut bereaksi tentang DeepSeek yang menarik perhatian di dunia teknologi internasional.

Presiden AS itu mengatakan kemunculan DeepSeek menjadi peringatan bagi perusahaan teknologi di AS.

"Peluncuran DeepSeek, AI dari sebuah perusahaan Tiongkok harus menjadi peringatan bagi industri kita (AS)," ucap Trump di AS pada Senin, 27 Januari 2025.

"Kita harus fokus agar bisa bersaing dan menang," tegas sang Presiden AS terhadap DeepSeek.

Di sisi lain, Trump menuturkan layanan AI di AS pun dapat melakukan hal sama dengan DeepSeek, yakni tampil meyakinkan di pasar teknologi dengan modal yang dinilai kecil.

Baca Juga: DeepSeek vs ChatGPT Mana yang Unggul ? Ini Plus Minus AI Asal China versus AS yang Bersaing Ketat di Dunia Kecerdasan Buatan

"Saya melihatnya sebagai hal positif karena Anda akan melakukan yang sama," tutur Trump.

"Sehingga tidak akan menghabiskan banyak uang dan semoga Anda akan mendapatkan hasil yang sama," tandasnya.

Lantas, seberapa besar guncangan DeepSeek asal China di pasar global? Berikut ulasan selengkapnya.

AI Buatan China dengan Modal Minim

Dalam kesempatan yang sama, Trump menuturkan layanan AI di AS pun dapat melakukan hal sama dengan DeepSeek, yakni tampil meyakinkan di pasar teknologi dengan modal yang dinilai kecil.

"Saya melihatnya sebagai hal positif karena Anda akan melakukan yang sama," tutur Trump.

"Sehingga tidak akan menghabiskan banyak uang dan semoga Anda akan mendapatkan hasil yang sama," tandasnya.

Pihak DeepSeek mengklaim, hanya menghabiskan 5,6 juta dolar AS atau Rp90,8 miliar untuk mendukung model dasar AI DeepSeek model R1.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X