KALIMANTANSATU.COM - Momen Idul Adha masih terasa, apalagi dengan tambahan hari libur pada Senin, 9 Juni 2025.
Di waktu Idul Adha seperti sekarang, menu makanan dari olahan daging menjadi paling banyak ditemui.
Daging kurban biasa diolah menjadi sate, rendang, kalio, tongseng, dan sebagainya.
Meski menu bervariasi, namun bahan dasar utamanya tetap daging yang meski kaya protein, namun tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan.
Pasalnya, daging memiliki sedikit serat yang bisa mengganggu proses pencernaan, bahkan sampai sembelit.
Ada beberapa makanan yang disarankan untuk dikonsumsi juga sebagai penyeimbang daging.
1. Buah
Buah-buahan mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang membantu dalam proses pencernaan.
Sementara daging yang memiliki banyak lemak dan kurang makan makan berserat bisa berpotensi sembelit.
Makan buah bisa dalam bentuk salad atau buah segar.
Untuk menetralkan tubuh usai makan daging, bisa pilih buah seperti jeruk, nanas, atau apel.
2. Sayur
Sayur memiliki banyak kandungan serat yang sangat baik untuk membantu proses pencernaan.
Selain itu, konsumsi sayur juga bisa membantu mengurangi lemak jenuh dalam tubuh.
Artikel Terkait
SMMPTN Barat Universitas Apa Saja ? Cek Sob, Pendaftaran SMMPTN Barat 2025 Masih Buka Sampai 12 Juni 2025 Pukul 16:00 WIB
5 Bahan Ini Bisa Membuat Daging Kurban Lebih Empuk saat Dimasak, Gampang Ditemukan di Dapur Rumah
Sering Diabaikan, Ini 4 Cara Mengasah Pisau Agar Tajam dan Gampang untuk Memotong Daging Kurban Idul Adha 2025
Bukan Pulau Gag, Aktivitas Dua Perusahaan Ini yang Justru Ancam Pulau Geopark Raja Ampat
175 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia, Kemenag RI Ungkap Paling Banyak karena Penyakit Jantung
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Pastikan PT GAG Nikel Tetap Jalankan Operasional Berkelanjutan. Hasil Penilaian Lapangan Sesuai Kaidah Lingkungan
4 Penyebab Banyak Jemaah Haji Indonesia Tidak Kebagian Tenda saat Wukuf di Arafah
Sri Mulyani Pakai Rompi Anti Peluru ke Nduga : ‘Mungkin Belum Pernah Ada Menteri Keuangan ke Sini’
Gubernur Elisa Kambu Tegaskan Pulau Gag Tidak Tercemar Tambang Nikel: 'Pemberitaan Itu Hoaks'
Bukan PT GAG Nikel yang Merusak Raja Ampat, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Sebut 2 Perusahaan Lain yang Lakukan Pelanggaran dan Pencemaran