Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Tikus Bengkulu, 7 Orang Meninggal Dunia: Ini Daftar Korban dan Kronologisnya

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 13 Mei 2025 | 18:59 WIB
Kapal wisata tenggelam di perairan Pantai Malabero, Bengkulu. (Kalimantansatu.com/Dok. Freepik rawpixel)
Kapal wisata tenggelam di perairan Pantai Malabero, Bengkulu. (Kalimantansatu.com/Dok. Freepik rawpixel)

KALIMANTANSATU.COM, BENGKULU - Sebuah kecelakaan terjadi di perairan Pantai Malabero, Bengkulu, yang mengakibatkan kapal wisata yang membawa 104 penumpang tenggelam.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu saat ini masih melakukan pendataan korban dari insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Tiga Putra di perairan Pantai Malabero, Bengkulu.

Sebagai informasi, kapal tersebut dalam perjalanan pulang dari Pulau Tikus menuju daratan saat musibah terjadi pada Minggu 11 Mei 2025 petang.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno menjelaskan, hingga Minggu malam, total tujuh korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Beri Tanggapan Ledakan Amunisi di Garut Renggut Nyawa 9 Warga Sipil, Gubernur Dedi Mulyadi Ungkap Ada Korban yang Telah Bekerja Selama 10 Tahun

Lima di antaranya dirawat di RS Bhayangkara, sementara dua lainnya di RS Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu.

"Data korban masih kita verifikasi karena belum seluruhnya pasti. Pendataan dilakukan di rumah sakit dan di luar rumah sakit. Saat ini tercatat tujuh korban meninggal dunia," ujar Sudarno.

Korban meninggal meliputi Riska Nurjanah (28) asal Lubuk Linggau, Ratna Kurniati (28) dari Kota Bengkulu, Tesya (20) dari Kepahiang, Nesya (27) dari Rejang Lebong, Arva Richi Dekry (29) asal Padang Utara, serta dua korban lainnya bernama Yunita dan Suantra.

Sementara itu, sebanyak 20 korban yang sempat dirawat di RSHD telah dipulangkan karena kondisi mereka membaik. Beberapa lainnya masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Tim gabungan terus memperbarui data di posko, termasuk memastikan jumlah penumpang selamat maupun yang belum teridentifikasi.

Baca Juga: Kemenkes Mengembangkan AI untuk Diagnosis dan Terapi Kanker. Klaim Bisa Bantu Kurangi Biaya Pengobatan Pasien

Jika ditemukan ada yang belum terkonfirmasi, operasi SAR akan kembali digelar.

Kapal tersebut diketahui membawa total 104 orang, terdiri dari 98 wisatawan, satu nakhoda, dan lima anak buah kapal (ABK).

Penumpang datang dari berbagai daerah seperti Lubuk Linggau, Kepahiang, dan Rejang Lebong.

Insiden bermula saat kapal dalam perjalanan kembali ke Bengkulu usai kunjungan wisata ke Pulau Tikus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X