Sangat Menjijikan ! Muncul Grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’ yang Lagi Viral di Medsos, DPR RI Minta Polri dan Komdigi Tindak Tegas

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Jumat, 16 Mei 2025 | 17:21 WIB
Ilustrasi media sosial Facebook - muncul grup FB yang viral karena membahas inses. (Kalimantansatu.com/Dok. Unsplash Dawid Sokolowski)
Ilustrasi media sosial Facebook - muncul grup FB yang viral karena membahas inses. (Kalimantansatu.com/Dok. Unsplash Dawid Sokolowski)

KALIMANTANSATU.COM - Media sosial dihebohkan dengan grup Facebook bernama ‘Fantasi Sedarah.’

Unggahannya viral setelah tangkapan layar isi grup tersebut beredar luas, baik di X (dulunya Twitter) maupun Instagram.

Dalam tangkapan layar tersebut terlihat anggota dalam grup itu saling berbagi cerita memiliki hubungan sedarah atau inses.

Meski terlihat tidak wajar, namun grup tersebut memiliki lebih dari 30 ribu anggota.

Baca Juga: Lagi Viral Kasus KLB Keracunan MBG di Kota Bogor, Kepala BGN Dadan Hindayana Sampai Mau Lakukan Hal Ini

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dengan tegas meminta kepolisian dan pihak berwenang untuk segera bertindak.

“Ini sangat menjijikkan, karenanya saya minta Polisi dan Komdigi telusuri dan tindak para pengelola maupun anggota grup kotor tersebut,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 15 Mei 2025.

Sahroni mengungkapkan bahwa keberadaan grup tersebut berpotensi menyebabkan pelanggaran kekerasan seksual.

Selain itu juga merugikan para korban, terlebih anak-anak yang fotonya sudah diunggah di grup tersebut.

“Kalau tidak kita hentikan dan sampai fantasinya jadi kenyataan, ini akan menyebabkan pidana kekerasan seksual yang luar biasa menghancurkan korban,” imbuhnya.

“Jadi mereka harus dicari, dan dibina secara psikologis, dan kita hentikan mereka sebelum kejadian,” imbuhnya.

Baca Juga: DPR Klaim Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Bisa Tekan Biaya Haji dan Umrah, Bagaimana Penjelasannya ?

Ia juga mengingatkan untuk segera melapor jika menemukan aktivitas-aktivitas menyimpang di sekitar.

“Jangan pernah kasih ruang untuk mereka menunjukkan eksistensi diri, tutup semua celah interaksi mereka di medsos dan kalau ada yang tahu di sekitarnya menyimpang seperti ini, wajib dilaporkan,” tegasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X