KALIMANTANSATU.COM - Pihak pemilik Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya akhirnya angkat bicara terkait insiden tenggelamnya kapal di Selat Bali.
PT Raputra Jaya, yang sebelumnya disebut PT Pasca Dana Sundari, menyampaikan permintaan maaf atas tragedi yang tercatat sejauh ini merenggut 6 nyawa dan menyebabkan puluhan orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Dalam konferensi pers yang digelar di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Sabtu, 5 Juli 2025, perwakilan PT Raputra Jaya, Ulumudin menyatakan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut.
Ulumudin menuturkan, pihaknya sangat terpukul dengan insiden yang menimpa kapal milik perusahaan.
Baca Juga: Kemenhub Ungkap Penyebab KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali
"Pertama dan utama kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Kami sangat berduka atas musibah yang menimbulkan korban jiwa," ujarnya.
Ulumudin menegaskan keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab utama perusahaan selaku operator pelayaran.
Menurutnya, insiden ini menjadi pelajaran besar bagi perusahaan ke depan untuk memperbaiki sistem keamanan pelayaran.
"Sebagai operator pelayaran, kami menyadari sepenuhnya bahwa keselamatan dan keamanan penumpang adalah tanggung jawab utama kami," imbuh Ulumudin.
Meski demikian, Ulumudin belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab pasti kapal tenggelam, termasuk perbedaan antara jumlah manifes dan korban.
Ulumudin hanya mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang untuk melakukan evaluasi atas insiden tersebut.
"Saya belum bisa menjelaskan saat ini," ucapnya singkat saat ditanya awak media soal data manifes yang tidak sesuai dan dugaan penyebab kecelakaan.
Sebelumnya diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Kamis, 4 Juli 2025 dini hari WIB, saat berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Kapal diduga mengalami kebocoran pada ruang mesin yang kemudian menyebabkan kapal terbalik.
Artikel Terkait
Diogo Jota Baru Menikah 10 Hari Sebelum Meninggal Dunia Karena Kecelakaan, Sempat Bagikan Momen Bareng Rute Cardoso dan Anaknya di Depan Altar
Istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman Mendadak Viral ! Agustina Hastarini Diduga Minta Fasilitas Pendampingan ke 6 Negara Eropa dan 1 Negara Asia
Mulai Tahun 2026 Mendatang, ESDM Gandeng Pertamina Jalankan Program LPG Satu Harga
Datangi KPK, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klarifikasi Soal Viral Surat Agustina Hastarini Minta Fasilitas Pendampingan ke Luar Negeri
Sering Beraksi Brutal, TNI Tembak Tokoh OPM Enos Tipagau di Kampung Baitapa Distrik Baitapa Kabupaten Intan Jaya
Petaka Laga PSG vs Bayern Munich, Jamal Musiala Cedera Parah Setelah Berbenturan Dengan Gianluigi Donnarumma di Perempat Final Piala Dunia Antarklub
Doa Donnarumma untuk Musiala Setelah Laga PSG vs Bayer Munich. Berapa Lama Musiala Akan Absen dan Apa yang Terjadi ?
Ngeri ! Viral Wuling Air EV di Bandung Tetiba Hangus, Instagram Wuling Digeruduk Netizen: Mobil Listrik Kebakar Tuh, Min
Timnas Indonesia Wanita Gagal Lolos Piala Asia 2026, Ketum PSSI Erick Thohir Minta Publik Sabar
Siapa Nurmala Kartini ? Jadi Calon Dubes Jepang, Ibu Bos Danantara Itu Pernah Berkiprah di 3 Negara Amerika Selatan