Cerita Antonius Tebenas, Anak NTT yang Gembira saat Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat di Kupang

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 15 Juli 2025 | 08:10 WIB
Cerita Antonius Tebenas, Anak NTT yang Gembira saat Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat di Kupang (Kalimantansatu.com/Dok. Live Streaming Tiktok ANTARA News)
Cerita Antonius Tebenas, Anak NTT yang Gembira saat Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat di Kupang (Kalimantansatu.com/Dok. Live Streaming Tiktok ANTARA News)

KALIMANTANSATU.COM, NTT Kebahagian datang dari Antonius Tebenas yang mengaku senang masuk sekolah rakyat efata Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Siswa berusia 13 tahun ini, mengaku sudah mempersiapkan diri sedari awal, bangun pukul 04.30 WITA, mandi dan sarapan pada pukul 06.30 WITA dengan menu nasi goreng, telur dan kerupuk.

Dikutip dari live streaming Tiktok ANTARA News, Antonius dan teman-temannya hari ini, Senin (14/7/2025) akan memulai proses belajar mengajar tahun ajaran baru 2025/2026 di sekolah rakyat tersebut. Acara awal dimulai dengan upacara bendera.

Baca Juga: Momen TNI Unjuk Gigi di Bastille Day Prancis : Prabowo Subianto Hormat, Emmanuel Macron Tepuk Tangan

"Senang sekali hari pertama masuk Sekolah Rakyat, bahagia juga karena dapat kawan banyak. Asramanya juga bagus, nyaman," kata Antonius.

Sekolah rakyat Efata NTT dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang diantaranya asrama, makan tiga kali sehari dari program Makan Gizi Gratis (MBG).

Total jumlah murid di sekolah rakyat ini adalah 100 orang dan mulai dijemput untuk tinggal di asrama sejak tanggal 12 Juli kemarin.

Sebelum tinggal di asrama siswa-siswi ini juga menjalani pemeriksaan kesehatan seperti kondisi mata, tes darah, kondisi fisik, dan pemeriksaan telinga itu untuk memastikan kesehatan siswa sekolah rakyat sebelum menjalani kegiatan belajar mengajar dan berasrama di Sekolah Rakyat Kupang.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bastille Day di Paris, Presiden Prabowo Subianto Disalami Emmanuel Macron Sebagai Tamu Kehormatan Istimewa

Sekolah ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk memutus tali kemiskinan.

Pada Tahun Ajaran 2025/2026, Sekolah Rakyat akan dimulai di 100 titik rintisan di seluruh Indonesia.

Sebanyak 63 titik akan memulai matrikulasi pada 14 Juli 2025, sementara 37 titik lainnya akan dimulai pada akhir bulan yang sama.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X