Update Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan, Kompolnas: " Rekam Jejak Digital dan Hasil Autopsi Semakin Jelas "

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 28 Juli 2025 | 20:35 WIB
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @kompolnas_ri)
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @kompolnas_ri)

KALIMANTANSATU.COM - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam, menyebut bahwa penyelidikan atas kematian diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, semakin menemukan titik terang.

Ia mengatakan, proses investigasi memerlukan waktu panjang karena kompleksitas data dan bukti yang ditemukan.

"Yang ditelusuri sangat kompleks, dari rekam jejak digital banyak variasi yang akhirnya didalami dan ditemukan," ujar Choirul Anam kepada wartawan, Senin 28 Juli 2025.

Menurut Choirul, proses autopsi yang dilakukan juga mengungkap banyak hal baru yang mendukung proses penyelidikan.

Baca Juga: Update Kasus Arya Daru Pangayunan, Kompolnas Minta Pelibatan Pihak Keluarga Diplomat Muda Kemlu itu untuk Transparansi Pengungkapan Penyebab Kematian

"Dari segi autopsi, banyak item-item yang semakin lama semakin dibuka lebih terang," imbuhnya.

"Itulah yang membuat proses penanganan ini membutuhkan waktu yang lebih panjang," lanjut dia.

Choirul memastikan bahwa perkembangan penyelidikan berjalan signifikan setiap harinya.

"Hari per hari ada pergerakan pendalaman, hari per hari semakin jelas," katanya.

"Semakin jelas penyebab kematiannya. Tinggal diumumin sama Polda Metro," pungkas Choirul.

Sebagai informasi, Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas di kamar kosnya pada Selasa 8 Juli 2025.

Kondisinya ditemukan mengenaskan, dengan tubuh terlilit lakban, yang menimbulkan dugaan adanya unsur kekerasan.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X