viral

Menelisik Aksi Mahasiswa Indonesia Gelap di Berbagai Daerah Tanah Air, Apa Saja yang Dituntut ?

Selasa, 18 Februari 2025 | 14:27 WIB
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang terjadi di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. (X.com/@barengwarga)

Massa juga sempat membakar ban sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap dapat menurunkan mutu pendidikan nasional.

"Pemerintah pusat sudah seharusnya mengkaji kembali aturan efisiensi yang berdampak ke pendidikan," ujar seorang mahasiswa dalam orasinya.

Selain itu, Plt. Ketua Bem Kema Unpad Rhido Anwari Aripin dalam aksinya mengungkapkan, mereka membawa sejumlah tuntutan berisi beberapa poin yang intinya mendesak pemerintah segera merevisi kebijakan evaluasi anggaran.

"Aliansi Amarah Rakyat Jabar menyatakan sikap dengan tegas dan menuntut pemerintah untuk dapat menyadari dan membenahi permasalahan yang ada melalui beberapa poin tuntutan," tegas Rhido.

Kericuhan di Jatim, Mahasiswa Bakar Keranda di Depan Gedung DPRD

Dalam kesempatan berbeda, terjadi kericuhan di kawasan Gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura Surabaya, pada Senin, 17 Februari 2025.

Kericuhan berawal ketika massa mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya membakar keranda tepat di depan Gedung DPRD Jatim.

Baca Juga: Kim Sae-ron Meninggal di Hari Ulang Tahun Kim Soo-hyun, Warganet Kembali Mengingat Gosip Kedekatannya Aktor Queen of Tears itu

Saat itu, massa mahasiswa mulai melakukan long march dan tiba di gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura Surabaya, sekitar pukul 13.00 WIB.

Beberapa di antara mereka membawa keranda bertulisan 'Indonesia Gelap'. Keranda itulah yang dibakar di salah satu titik dekat kawat berduri karena tuntutan mereka untuk ditemui Ketua DPRD Jatim tidak segera dituruti.

Massa mahasiswa yang beraksi di Gedung DPRD Jatim itu kemudian membakar keranda itu di kawat berduri yang ada di depan gerbang masuk ke gedung DPRD Jatim.

Tidak hanya di satu titik, mahasiswa lain sempat mengumpulkan banner dan kertas berisi sejumlah tuntutan yang mereka bawa dan mulai membakarnya. Oknum terkait telah membekali diri dengan bensin dalam botol air mineral untuk mempercepat nyala api.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Datang ke Kupang ? Intip Sederet Aksi Sosial yang Pernah Dilakukan Mantan Bintang Real Madrid dan Manchester United itu di Indonesia

Begitu api dari pembakaran keranda dan banner makin besar dan asapnya makin tebal, polisi turun tangan. Sejumlah petugas berupaya memadamkan api dengan menyiramkan air.

Hal ini justru memicu amarah beberapa mahasiswa. Mereka mulai melemparkan botol ke arah petugas.

Halaman:

Tags

Terkini