viral

Terkait Kematian Siswa SMAN 6 Garut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ambil Langkah Mediasi

Kamis, 17 Juli 2025 | 19:41 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah) mengambil langkah mediasi terkait kematian siswa SMAN 6 Garut. (Kalimantansatu.com/Dok. depok.go.id)

KALIMANTANSATU.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan turun langsung menangani kasus meninggalnya Priya Nailuredha Thoriq (PN), siswa SMAN 6 Garut yang diduga bunuh diri akibat perundungan di lingkungan sekolah.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 17 Juli 2025, Dedi menyampaikan telah menemui kedua orang tua PN.

"Saya sudah menemui ibu dan ayahnya Priya Nailuredha Thoriq yang meninggal karena keputusasaan," ujar Dedi.

Baca Juga: WamenPAN RB Purwadi Arianto Tinjau 4 Tempat Pelayanan Publik di Pontianak : Cepat Merespons agar Kepercayaan Publik Meningkat

PN diketahui merupakan siswa kelas 10 dan ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi gantung diri pada 14 Juli 2025.

Menyikapi kabar perundungan yang santer beredar, Dedi menyampaikan komitmennya untuk mempertemukan keluarga PN dengan pihak sekolah demi menemukan titik terang permasalahan.

"Selanjutnya kami akan segera mempertemukan ibu dengan pihak sekolah SMAN 6 Garut dengan sekolah dengan wali kelasnya dengan guru fisika untuk memediasi agar akar masalahnya ditemukan," tegasnya.

Dedi pun mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menahan diri sambil menunggu proses penyelidikan yang lebih menyeluruh.

Baca Juga: Batal Manggung di Ruang Bermusik 2025 Tasikmalaya Diwarnai Tudingan Satanik ! Hindia dan Lomba Sihir Angkat Suara

"Untuk itu semua pihak untuk tetap tenang, Gubernur Jawa Barat akan menangani masalah ini sampai tuntas," tutup Dedi dalam pernyataannya.

Kasus ini mendapat sorotan luas di media sosial dan masyarakat, yang menanti langkah tegas dari pemerintah terkait dugaan perundungan di lingkungan pendidikan.

(*)

Tags

Terkini