Lestarikan Permainan Tradisional Layang-layang, KORMI Malinau Kalimantan Utara adakan Lomba Layangan Hias

photo author
Patriano Jaya Maleh, Kalimantan Satu
- Selasa, 7 Juni 2022 | 09:32 WIB
Ilustrasi Lomba Layang-layang Hias di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara (iG Dewaserang)
Ilustrasi Lomba Layang-layang Hias di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara (iG Dewaserang)

Kalimantansatu - Puluhan Layang-layang nampak menghiasi Lapangan Pro Sehat Padan Liu’ Burung, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Minggu 5 Juni 2022.

Dengan bentuk beragam dan warna meriah puluhan Layang-layang ini menghiasi langit  Malinau Kota di Kalimantan Utara.

Ternyata Kabupaten Malinau Kaltara sedang mengadakan Lomba Layang-layang Hias Malinau yang diikuti oleh 32 peserta.

Baca Juga: Tagline Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2022 'The Spirit of Bracelets Dance' Tari Gelang Dadas Bawo

Lomba Layang-layang Hias Malinau ini diadakan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Malinau dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Permainan layang-layang adalaha salah satu olahraga rekreasi yang berbasis pada permainan tradisional komunal di berbagai daerah di Indonesia.

Sarana permainan ini adalah layangan dan benang atau tali, permainan ini memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkat layangan.

Baca Juga: Upaya Generasi Muda Mengangkat Sastra Kuno Suku Dayak Maanyan Kalimantan Tengah Lewat Lagu

Pada lomba yang dikelar KORMI Malinau ini 32 peserta yang turut ambil bagian terdiri dari perorangan dan tim.

“Peserta yang berpartisipasi pada lomba hari ini ada 32 peserta yang terbentuk dalam sebuah tim maupun perorangan,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Lomba Layang-layang hias, Nopis Muhramsyah Ishak, S.E. seperti yang dilansir laman facebook Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau.

Nopis juga mengatakan tujuan diselenggarakannya lomba ini untuk memberikan kontribusi positif bagi promosi budaya rekreasi di Kabupaten Malinau.

Baca Juga: Bergeliat, Objek Wisata Patai Suku Hawa atau Pasuha Mencoba Bangkit Usai Diterpa Badai Covid-19

Selain itu melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi media pendidikan budaya tradisional untuk generasi muda.

Kemudian diharapkan pula dapat memberikan wadah penyaluran minat di bidang seni dan budaya khususnya pada seniman agar dapat mempertahankan budaya bangsa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patriano Jaya Maleh

Sumber: Facebook Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X