Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan dalam konsep kolaborasi Hexa Helix, di antaranya Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi, Universitas Muria Kudus (UMK), UNRIYO Yogyakarta, Bapperida Kabupaten Pati, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, Dinas Kominfo Kabupaten Pati, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah Pati, Kepala SMA Negeri 1, 2, dan 3 Pati, Kepala SMK Negeri 1, 2, dan 3 Pati, perwakilan pelaku UMKM, perwakilan pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Pati, LSP Inten Semarang serta Media sebagai bagian dari unsur ekosistem ekraf.
Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Kabupaten Pati (KREASI PATI) merupakan bagian dari jejaring lintas komunitas ekonomi kreatif nasional yang tergabung dalam Indonesia Creative Cities Network atau ICCN.
KREASI PATI menjadi satu dari lebih dari 265 kabupaten/kota di Indonesia yang terhubung dalam ICCN dengan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas, inovasi, budaya, dan potensi lokal daerah.
KREASI PATI hadir sebagai wadah kolaborasi dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui sinergi antara komunitas, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan lembaga keuangan.
Melalui jejaring Indonesia Creative Cities Network (ICCN), KREASI PATI juga membuka peluang kolaborasi nasional guna mendorong inovasi, pengembangan potensi kreatif, serta peningkatan daya saing ekonomi kreatif Kabupaten Pati.
Melalui penguatan sistem ekonomi kreatif digital terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Pati bersama Komite Ekonomi Kreatif berharap mampu memperkuat bonus demografi melalui kolaborasi produktif antara dunia pendidikan dan industri kreatif.
Penguatan ekosistem berbasis teknologi dinilai menjadi strategi penting dalam mempercepat daya saing ekonomi kreatif Kabupaten Pati di tingkat nasional.
(*)