KALIMANTANSATU.COM - Skandal dugaan kasus korupsi dalam penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Karawang, Jawa Barat menjadi sorotan publik.
Dalam unggahan Instagram @infokrw, pada Kamis, 21 Mei 2026, pengungkapan kasus tersebut mulanya disampaikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang.
Dalam kasus ini, kredit fiktif alias palsu diduga melibatkan ratusan debitur pada 2 proyek perumahan milik developer atau pengembang PT BAS, yakni Citra Swarna Grande dan Kartika Residence.
"Kedua perumahan itu berlokasi di wilayah Klari, Karawang," tulis postingan tersebut.
Dalam penyidikan sementara, jaksa menemukan dugaan rekayasa sistematis dalam pengajuan KPR di BTN Cabang Karawang. Berikut fakta terkini di antaranya.
Kantor Developer-BTN Digeledah
Secara terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedy Irwan Virantama menuturkan, mulanya penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026.
Dedy melanjutkan, hal tersebut kemudian diperkuat dengan surat penyidikan lanjutan pada 13 Mei 2026.
"Penyidik telah melakukan berbagai langkah untuk mengumpulkan alat bukti, termasuk penggeledahan dan penyitaan di beberapa lokasi," ungkap Dedy dalam pernyataannya, pada Kamis, 21 April 2026.
Dedy menyebut, lokasi yang digeledah meliputi kantor developer di Bekasi, galeri pemasaran di Karawang, dan kantor BTN Cabang Karawang.
Berdasarkan hasil penggeledahan, sejumlah dokumen dan barang bukti dalam kasus ini turut diamankan penyidik.
481 Debitur Diduga Manipulasi Data
Artikel Terkait
Inovasi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Era Digital, Kampung Influencer Cianjur Resmi Diluncurkan Wabup Abi Ramzi
Tegas ! Pemilihan Kapolri Tetap Wewenang Presiden, Tak Ada Pembentukan Kementerian Kepolisian atau Kementerian Keamanan
Inilah 4 Poin Utama Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri, Tak Hanya Revisi UU Saja !
Bertemu Presiden Prabowo, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Tujuh Kiat Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS
Kinerja Solid Perekonomian Indonesia Triwulan I 2026 Tumbuh 5,61 Persen ! Anggap Sesuai Target, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Beberkan Stimulusnya
APBN Cukup Ekspansif Hingga 31 Maret 2026 ! Menkeu Purbaya Ungkap Pendapatan Negara Tumbuh 10 Persen, Realisasinya Tembus Rp574,9 Triliun
Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan I 2026 Tertinggi dari Negara G20, Menko Airlangga Hartarto : Di Atas Ekspektasi
Jadwal Bagi Dividen ISAT 2025 : Indosat Siapkan Rp3,57 Triliun atau Rp111 per Lembar Saham
Cek Jadwal Bagi Dividen YUPI 2026 ! Direksi PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk Setujui Rp16,57 per Lembar Saham
MSIG LIFE Insurance Indonesia Siapkan Duit Rp201,6 Miliar Buat Investor ! Cek Jadwal Bagi Dividen Saham LIFE 2025