1. Penyerbukan berdasarkan perantaranya
a) Penyerbukan oleh angin (anemogami)
Memiliki ciri-ciri bunga tanpa warna dan kelenjar madu, serbuk sari kering dan ringan, kepala sari besar dan tangkai sari panjang, putik terentang keluar. Contohnya kelapa sawit, padi.
b) Penyerbukan oleh hewan (zoidiogami)
Penyerbukan ini dengan ciri-ciri bunga berwarna, berbau harum, memiliki kelenjar madu, serbuk sari berlendir, putik tersembunyi dan berlendir.
c) Penyerbukan oleh air (hidrogami)
Terjadi pada bunga yang terendam air, seperti hydrilla dan ganggang.
d) Penyerbukan oleh manusia (antropogami)
Dilakukan manusia, contohnya pada tanaman vanili, salak, semangka.
Baca Juga: Apa itu Penghulu ? Ternyata, Ada Standar Kompetensi Penghulu yang Harus Dipenuhi
2. Penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari
a) Penyerbukan sendiri (autogami)
Serbuk sari menempel pada kepala putik bunga itu sendiri, biasanya terjadi sebelum bunga mekar.
b) Penyerbukan tetangga (geitonogami)
Serbuk sari menempel pada kepala putik bunga lain pada tanaman yang sama. Contohnya adalah jagung