CEO Danantara Rosan Roeslani Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Tercapai, Indonesia Butuh Investasi Rp13.032 Triliun

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 16:22 WIB
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen. (Tim Produksi Kalimantansatu.com via Gemini AI)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen. (Tim Produksi Kalimantansatu.com via Gemini AI)

KALIMANTANSATU.COM - Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia digenjot untuk memenuhi target sebesar 8 persen.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus bos Danantara, Rosan Roeslani optimis bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen akan bisa dicapai oleh Indonesia.

Rosan mengatakan bahwa salah satu kunci agar target 8 persen berhasil dicapai adalah dengan investasi.

Peran investasi, menurut Rosan menjadi hal penting karena kontribusinya dalam pertumbuhan ekonomi setelah konsumsi domestik.

Menurut angka perhitungan dari Kementerian PPN/Bappenas, jumlah investasi yang diperlukan oleh Indonesia agar mencapai target 8 persen adalah senilai Rp13.032 triliun.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Gulirkan Magang Digaji Pemerintah, 1.666 Perusahaan Telah Buka 26 Ribu Lowongan

Realisasi Investasi Semester I 2025 Sesuai Target

Rosan mengklaim bahwa investasi di semester I 2025 sudah sesuai target, yakni Rp942,9 triliun atau naik 13,6 persen year on year (yoy) dan sejalan dengan target sampai akhir tahun.

“Dari itu semua, kontribusi dari luar Jawa justru lebih besar, kurang lebih 55 persen, dari Jawa kurang lebih 45 persen. Tapi itu emang target yang dicanangkan oleh Bappenas ke kami,” kata Rosan dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 Oktober 2025.

“Kita punya keyakinan, kontribusi dari investasi itu Insya Allah bisa kami capai dalam rangka pertumbuhan 8 persen,” imbuhnya.

Danantara Beri Keyakinan Investor

Rosan juga menyebut bahwa pembentukan Danantara membuat para investor yakin menyuntikkan dana investasi di Indonesia.

Baca Juga: Ketika Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ogah Danai Family Office, Proyek Magnet Investasi ala Luhut Binsar Pandjaitan Sejak era Jokowi

“Investor baik dalam maupun luar negeri saat kami berkunjung, itu memberi keyakinan dan confidence kepada investor di luar negeri untuk investasi di Indonesia. Kenapa? Karena saya bilang ke mereka, kita Danantara, bisa berinvestasi bersama-sama dengan mereka,” paparnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X