ekonomi-bisnis

Terwujud ! Kerja Sama Danantara Indonesia dan GEM untuk Pengembangan Proyek Hilirisasi Nikel, Inisiatif Ciptakan 80 Ribu Lapangan Kerja Baru di IGIP

Kamis, 28 Agustus 2025 | 10:02 WIB
Danantara Indonesia, melalui entitas investasinya, Danantara Investment Management mengumumkan penandatanganan Pokok Perjanjian (Head of Agreement - HoA) dengan GEM Co.,Ltd. (GEM) di Shenzhen, Rabu 27 Agustus 2025 waktu setempat. (Kalimantansatu.com/Dok. Danantara Indonesia)

Dalam lima tahun ke depan, inisiatif di Indonesia Green Industrial Park (IGIP) bertujuan untuk menciptakan hingga 80.000 lapangan kerja baru, yang memberikan manfaat ekonomi yang luas.

Visi jangka panjangnya melampaui pemrosesan nikel dan mencakup material katoda, sel baterai, pelat nikel berkualitas tinggi, dan manufaktur alat berat.

Danantara Indonesia, melalui entitas investasinya, Danantara Investment Management mengumumkan penandatanganan Pokok Perjanjian (Head of Agreement - HoA) dengan GEM Co.,Ltd. (GEM) di Shenzhen, Rabu 27 Agustus 2025 waktu setempat. (Kalimantansatu.com/Dok. Danantara Indonesia)

Dirancang untuk beroperasi dengan energi hijau dan didukung oleh sistem daur ulang loop tertutup, proyek ini mengintegrasikan keberlanjutan di setiap tahap produksi sekaligus memperkuat daya saing industri jangka panjang Indonesia.

Baca Juga: Danantara Indonesia dan IFG Gelar Corporate Communication Gathering untuk Perkuat Kolaborasi Komunikasi dan Stakeholder Management

Didirikan di Shenzhen pada tahun 2001, GEM adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Shenzhen dan Bursa Efek Swiss, dengan lebih dari 11.000 karyawan di Tiongkok, Afrika Selatan, Korea, dan Indonesia.

Perusahaan ini merupakan pelopor global dalam pertambangan dan daur ulang perkotaan, memproses lebih dari 10% baterai EV dan limbah elektronik akhir masa pakai Tiongkok setiap. tahunnya, serta memulihkan lebih dari 20 mineral penting, termasuk kobalt, nikel, dan litium.

Diakui oleh Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum - WEF) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kepemimpinannya dalam ekonomi sirkular, GEM kini menjadi titik acuan global dalam industri metalurgi hijau, yang menggabungkan skala, inovasi, dan keberlanjutan.

Di Indonesia, GEM telah melakukan investasi signifikan dalam material energi baru berbasis nikel, termasuk pendirian kawasan industri nikel berteknologi tinggi, laboratorium inovasi bersama dengan universitas papan atas di Indonesia dan China, dan program beasiswa yang menghasilkan lulusan magister dan doktoral di bidang metalurgi.

Inisiatif ini mencerminkan visi GEM untuk menggabungkan teknologi, budaya, dan keberlanjutan, serta semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat strategis rantai pasok kendaraan listrik global.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini