Kronologi Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara Tewaskan 1 Orang ! Kemenperin Terjunkan Tim Wasdal dan Ungkap Dugaan Penyebab

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 6 Juli 2026 | 14:58 WIB
Kronologi Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara Tewaskan 1 Orang ! Kemenperin Terjunkan Tim Wasdal dan Ungkap Dugaan Penyebab (X/jateng_twit)
Kronologi Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara Tewaskan 1 Orang ! Kemenperin Terjunkan Tim Wasdal dan Ungkap Dugaan Penyebab (X/jateng_twit)

KALIMANTANSATU.COM - Insiden ledakan di PT Raw Botanical Nusantara menewaskan satu orang pekerja bernama Muhammad Bryan Febryantoro, warga Mranggen, Demak.

Selain itu, tujuh pekerja lainnya mengalami luka bakar ringan hingga sedang.

Pascakejadian tersebut, seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Adhyatma, MPH.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan kronologi awal, indikasi overheat pada mesin produksi bertekanan tinggi mulai terlihat pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kemudian, disusul oleh ledakan tabung sterilisasi di ruang produksi bagian belakang sekitar pukul 09.45 hingga 09.56 WIB.

Ledakan tersebut memicu kebakaran dan meruntuhkan sebagian struktur bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Kinerja Manufaktur Nasional Masih Resiliensi, IKI Juni 2026 Cerminkan Fase Ekspansi ! Kemenperin Ungkap Tantangan yang Dihadapi Pelaku Industri

Kemenperin Terjunkan Tim Pengawasan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bergerak cepat merespons insiden ledakan dan kebakaran yang terjadi di fasilitas produksi PT Raw Botanical Nusantara, perusahaan pengolahan herbal (herb infusion) yang berlokasi di Kawasan Industri Candi, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut, khususnya atas adanya korban jiwa dan luka-luka.

Pihaknya memastikan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar dalam operasional industri.

"Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia, serta mendoakan para pekerja yang mengalami luka-luka agar segera pulih. Kejadian ini menjadi alarm keras bagi sektor industri untuk terus memperketat implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya pada penggunaan mesin-mesin industri dengan risiko atau tekanan tinggi," ujar Menperin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta pada 3 Juli 2026.

Ia telah menginstruksikan Plt. Direktur Jenderal Industri Agro untuk segera menerjunkan Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) ke lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan guna melakukan verifikasi lapangan, mengumpulkan informasi secara komprehensif, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan dalam proses investigasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X