KALIMANTAN SATU - Akhir-akhir ini kasus tuntutan yang dilayangkan Wenny Ariani kepada aktor tampan Rezky Aditya kembali mencuat.
Kembal munculnya kabar ini oleh karena banyak akun media sosial yang menyebutkan kasus telah ditutup oleh pengadilan.
Beredar kabar bahwa hasil putusan itu menyebutkan Rezky Aditya bukanlah ayah kandung (biologis) dari anak Wenny Ariani.
Namun dalam hal ini Wenny Ariani secara terang-terangan membantah hal itu dan menyebutkan bahwa fakta sebenarnya bukanlah seperti itu.
"Jadi rame banget kan beritanya, banyak yang kirim gambar, screenshot, sudah sah Rezky Aditya dinyatakan bukan ayah sah dari Kekey, anak saya. Sudah ketok palu, blabla, saya jelaskan, itu adalah hoax, artinya bukan berita yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Wenny Ariani, Selasa 12 Juli 2022.
Baca Juga: Belum Inkrah, Wenny Ariani Sampaikan Tunggu Hasil Akhir dari PT Banten
Ia juga menegaskan bahwa berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi Banten, menyebutkan bahwa Rezky Aditya memang ayah biologis Kekey.
"Karena putusan akhir dari Pengadilan Tinggi Banten menyatakan dan mengabulkan kepada penggugat bahwa Rezky Aditya adalah ayah biologis," katanya.
Ia menegaskan bahwa putusan tersebut ia dapat pada Mei 2022 lalu, ia juga menyampaikan bahwa pihak tergugat bisa mengajukan keberatan atas hasil itu, atau boleh meminta tes DNA.
Baca Juga: Rilis Lagu Terbaru Akhir Bulan Juli, Begini Lirik Lagu Salam Pada Rindu dari Kunto Aji
"Itu dari dua bulan lalu dari PT Banten. Satu lagi, banyak yang rancu katanya sudah tes DNA, tapi belum ada tes sampai saat ini. Jadi dari PT Banten, membuat terobosan pembuktian terbalik, artinya menyatakan Rezky sebagai ayah sah biologis Kekey tanpa pembuktian tes DNA. Maka, Pengadilan meminta kepada Rezky untuk membuktikan apabila itu tidak benar," tutup Wenny.
Melalui pantauan Kalimantan Satu, salah satu akun media sosial yang memberitakan hal itu adalah Instagram @lambegosiip yang dalam keterangannya menyebutkan.
Baca Juga: Rilis Lagu Terbaru Akhir Bulan Juli, Begini Lirik Lagu Salam Pada Rindu dari Kunto Aji