health

Apa itu Tantrum pada Anak ? Orangtua Harus Memahaminya, Yuk Ketahui Definisi Tantrum dan Ciri-ciri Tantrum

Rabu, 17 Januari 2024 | 18:56 WIB
Ilustrasi tantrum pada anak (Kalimantansatu.com/Pixabay gonziser)

KALIMANTANSATU.COM - Saat berada di tempat umum, apakah kamu pernah melihat anak-anak usia dini menangis ?

Bahkan sambil berteriak hingga menghentak-hentakkan kaki ataupun merajuk dengan duduk di lantai sembari menendang-nendangkan kakinya.

Sebagian orang berpikir bahwa apa yang dilakukan sang anak adalah drama agar orang tua merasa perlu menuruti keinginan anak-anak mereka agar drama tersebut dapat segera berhenti.

Lalu, darimana anak-anak belajar memainkan drama tersebut ?

Ternyata, kondisi seperti yang telah disebutkan sebelumnya disebut dengan Temper Tantrum. 

Baca Juga: Bedrest itu Apa ? Terkadang Disarankan Dokter Kepada Ibu Hamil ! Ketahui Apa itu Bed Rest, Penyebab Bed Rest dan Jenis Bed Rest saat Hamil

Dilansir laman yankes.kemkes.go.id, Rudolph Dreukurs seorang pakar pengasuhan anak menekankan bahwa alasan utama yang menyebabkan anak-anak berperilaku buruk ialah keputusasaan.

Dimana anak-anak yang putus asa seringkali menuntut perhatian yang tidak semestinya, dan orang tua biasanya menanggapinya dengan mencoba memaksakan kehendak mereka terhadap anak-anak, yang menyebabkan orang tua terjebak didalam siklus ini, dan benar-benar menghukum anak atas perilaku mereka yang buruk.

Salah satu bentuk ekspresi emosional dalam bentuk kemarahan yang meledak-ledak pada anak dikenal dengan perilaku tantrum, yang dapat dikategorikan sebagai perilaku yang buruk berdasarkan perspektif sebagian orangtua.

Apa itu Tantrum ? Berikut Ini Definisi Tantrum

Tantrum adalah masalah perilaku yang umum dialami oleh anak-anak prasekolah yang mengekspresikan kemarahan mereka dengan tidur di lantai, meronta-ronta, berteriak dan biasanya menahan napas.

- Tantrum adalah bersifat alamiah, terutama pada anak yang belum bisa menggunakan kata dalam mengungkapkan rasa frustrasi mereka.

- Merupakan suatu ledakan emosi kuat sekali, disertai rasa marah, serangan agresif, menangis, menjerit-jerit, menghentak-hentakkan kedua kaki dan tangan ke lantai atau tanah.

- Perilaku tantrum secara umum diartikan sebagai perilaku agresif yang dilakukan oleh seorang anak untuk keluar dari kondisi ketidaknyamanannya (deprivasi).

Halaman:

Tags

Terkini