- Gampang merasa marah atau kesal dan sulit dialihkan perhatiannya
Kebanyakan tantrum terjadi di tempat dan waktu tertentu.
Biasanya di tempat-tempat publik setelah mendapatkan kata “tidak” untuk sesuatu yang mereka inginkan.
Tantrum biasanya berhenti saat anak mendapatkan apa yang diinginkan.
Secara tipikal tantrum mulai terjadi pada saat anak mulai membentuk sense of self.
Pada usia ini anak sudah cukup untuk memiliki perasaan “me” dan “my wants”, tetapi mereka belum memiliki keterampilan yang memadai bagaimana cara memuaskan keinginan mereka secara tepat.
Tantrum puncaknya pada usia 2-4 tahun.
Perilaku tantrum adalah sebuah persitiwa yang umum dialami oleh anak.
Sehingga, orangtua tidak perlu terlalu risau jika menghadapi anak yang seperti ini.
Terpenting adalah bagaimana orangtua atau pengasuh untuk dapat mengontrol emosi dan mengambil tindakan yang tepat.
(Tim Kalimantan Satu 02)
Artikel Terkait
Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Penderita Cacar Air agar Cepat Sembuh
Apakah Cacar Air Boleh Mandi ? Pasti Sering Dengar Kalau Kita Tidak Boleh Mandi, Benarkah itu ?
4 Syarat Pemberian MPASI Untuk Bayi ! Para Ibu Wajib Paham, Yuk Cek Tabel Pemberian Makan pada Bayi dan Anak
Resep MPASI Bayi Usia 6 - 8 Bulan : Coba Sajikan Bubur Singkong Isi Ikan dan Ayam dengan Saus Jeruk. Ini Cara Membuat, Bahan dan Bumbunya
Resep MPASI bayi usia 6 - 8 bulan : Coba Masak Bubur Soto Ayam Santan. Ini Cara Membuat, Bahan dan Bumbunya
Bedrest itu Apa ? Terkadang Disarankan Dokter Kepada Ibu Hamil ! Ketahui Apa itu Bed Rest, Penyebab Bed Rest dan Jenis Bed Rest saat Hamil
Apa itu Hiperhidrosis ? Ketahui Hiperhidrosis itu Apa, Gejala Hiperhidrosis, Penyebab Hiperhidrosis dan Cara Penanganan Hiperhidrosis