Namun, sejatinya belum ada kesepakatan dari para pakar mengenai definisi formal untuk perilaku pilih-pilih makanan ini.
Selain pada anak-anak, perilaku picky eating ini didapati pada orang dewasa.
Orang yang menjadi picky eater berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan.
Bagi anak-anak, picky eating berkaitan dengan kondisi kelebihan berat badan dan kekurangan berat badan.
Meski begitu, wajar bila anak-anak, terutama yang berusia balita, menolak makan atau mencoba makanan baru.
Biasanya perilaku ini muncul ketika anak memasuki usia 2 tahun dan akan hilang seiring dengan pertambahan usia.
Karena itu, orang tua sebaiknya tak terlalu khawatir berlebihan hingga terpicu emosinya saat mendapati anaknya pilih-pilih makanan.
Orang tua hanya perlu mengamati perilaku tersebut secara berkesinambungan untuk mengidentifikasi apakah ada yang ganjil.
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), picky eater masih termasuk masalah makan yang normal dalam perkembangan anak usia 1-3 tahun.
Tanda Adanya Gangguan Perilaku, Ini 7 Jenis Picky Eater
Ada juga kemungkinan picky eating adalah salah satu tanda adanya gangguan perilaku yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Picky eater setidaknya bisa dibedakan menjadi 7 jenis berdasarkan perilakunya, yakni:
1. Regresor