KALIMANTAN SATU - Kyiv kembali klaim Rusia kembali kehilangan 3 helikopter tempurnya jenis Ka 52 Alligator usai ditembak jatuh di wilayah Kherson Ukraina.
Kyiv mengklaim pasukan pertahanan anti-pesawat Ukraina menembak jatuh helikopter serang ketiga Ka 52 Alligator Rusia seperti yang dilansir Komando Angkatan Udara di Telegram.
Nampaknya langit Ukraina saat ini tidak lagi menjadi dominasi angkatan udara Rusia melihat semakin seringnya pesawat, helikopter, rudal dan drone Rusia yang ditembak Ukraina.
Baca Juga: Link Nonton KKN di Desa Penari Uncut 2022 Full HD, Bukan di LK21 Maupun Rebahin, CEK DISINI
"Sekitar 21:30 [pada 24 Oktober 2022], unit brigade pertahanan anti-pesawat Kherson dari Komando Udara Pivden (Selatan) Angkatan Udara Ukraina menembak jatuh helikopter Ka-52 Rusia ketiga hari ini, mungkin dengan mesin buatan Ukraina." unkap klaim di Instagram tersebut.
Sebelumnya, penembak anti-pesawat Angkatan Udara Ukraina juga mengklaim menembak jatuh dua helikopter Ka 52 Alligator Rusia di Oblast Kherson pada hari Senin 24 Oktober 2022.
Dengan ini Kyiv menambah klaim jumlah helikopter Rusia yang ditembak jatuh sejak 24 Februari silam menjadi 245 unit.
Baca Juga: Nonton Film High and Low The Worst X Cross 2022, Film Aksi Jepang, Bukan di LK21 Maupun Telegram
Beberapa waktu lalu sebuah jet tempur Su-30 Rusia juga dikabarkan jatuh yang disebut badan intelijen Ukraina akibat buruknya kualitas perbaikan yang dilakukan Rusia.
Kualitas pekerjaan perbaikan yang rendah yang dilakukan sebelumnya disebut-sebut sebagai penyebab jatuhnya jet tempur Su-30 di daerah perumahan di kota Irkutsk, Rusia.
"Telah ditetapkan bahwa kedua pesawat menjalani tes setelah pekerjaan perbaikan telah dilakukan. Salah satunya mendarat di lapangan terbang setelah memenuhi rencana penerbangan, yang kedua tetap di udara, dan kru tidak melakukan kontak selama 20 menit. menit." ungkap Kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina di Facebook.
Pesawat pertama lepas landas lagi dan mendekati yang dalam kesulitan, pilot secara visual menunjukkan bahwa awak pesawat [kedua] telah meninggal, mungkin karena sistem oksigen yang salah.
Setelah kehabisan bahan bakar, pesawat yang tidak berfungsi itu menabrak sebuah bangunan tempat tinggal jelas Kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina.
Artikel Terkait
Ukraina Terus Dapakan Bantuan Tambahan Peralatan Tempur dari Sekutunya, Seperti Helikopter Mi-17
Komandan Resimen Azov dari Garda Nasional Ukraina Denys Prokopenko Siapkan Mayor Mykyta Nadtochi Menggantinya
Partisan Ukraina Umumkan Sayembara Berhadiah 10 Ribu Dollar Untuk 'Gauleiter' Melitopol Pro Rusia
Perjuangan Ukraina Untuk Menjadi Anggota Uni Eropa Tunjukan Hasil Setelah 120 Hari Pertempuran Melawan Rusia
Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang yang ditemukan Tewas Tanpa Busana
Ukraina Rebut Kembali Snake Island atau Pulau Ular dari Tangan Rusia dan Sekutunya
Dalam 3 Hari Crowdfunded Warga Lithuania Sukses Beli 1 Unit Drone Bayraktar TB2 untuk Ukraina
Bencana Banjir yang Serius Melanda Kota Seoul, Curah Hujan yang Tinggi di Korea Dianggap sebagai Pemicu
Apa Yang Terjadi Ketika Ratu Elisabeth II Meninggal? Berikut 7 Hal yang Akan Dilakukan oleh Kerajaan Inggris
Menteri Pertanan Ukraina, Oleksii Resnikov Akan Sampaikan Rincian Paket Bantuan dari Amerika Serikat