Kabar Saham Hari Ini : Hensel Davest Indonesia (HDIT) Lepas Seluruh Kepemilikan Saham PT Doeku Peduli Indonesia, Apa Alasannya ?

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Minggu, 23 November 2025 | 20:43 WIB
Kabar Saham Hari Ini : Hensel Davest Indonesia (HDIT) Lepas Seluruh Kepemilikan Saham PT Doeku Peduli Indonesia, Apa Alasannya ? (Tim Produksi Kalimantansatu.com)
Kabar Saham Hari Ini : Hensel Davest Indonesia (HDIT) Lepas Seluruh Kepemilikan Saham PT Doeku Peduli Indonesia, Apa Alasannya ? (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) melepas seluruh kepemilikan saham Perseroan pada entitas anak, PT Doeku Peduli Indonesia (DPI) dengan nilai transaksi sebesar Rp18.500.000.000 (Rp18,5 Miliar).

"Dengan terlaksananya transaksi tersebut, Perseroan tidak lagi memiliki hak kepemilikan maupun pengendalian terhadap PT Doeku Peduli Indonesia," ungkap Direktur Utama HDIT Kresnal Pangaroan dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kalimantansatu.com pada Minggu (23/11/2025).

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Penjualan Turun Signifikan dari PLN Prabayar, Begini Penjelasan Manajemen PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)

Lanjut dia, transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari penataan portofolio usaha dan strategi HDIT dalam meningkatkan fokus pada lini bisnis inti serta optimalisasi struktur usaha Perseroan.

Nilai transaksi tersebut berada di bawah 20% dari total ekuitas Perseroan, sehingga sesuai ketentuan POJK No. 17/POJK.04/2020.

"Transaksi ini bukan merupakan transaksi material dan tidak memerlukan penunjukan penilai independen maupun persetujuan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)," terangnya.

Ia memastikan, transaksi divestasi ini tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Baca Juga: 11 Daftar Saham Perusahaan yang Pindah dari Papan Pengembangan ke Papan Utama BEI per November 2025, Dua Diantaranya PANI dan DNET

Dari sisi keuangan, transaksi ini memberikan tambahan likuiditas serta fleksibilitas bagi Perseroan dalam mendukung kegiatan usaha ke depan.

"Perseroan memastikan bahwa transaksi ini tidak mengganggu kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban finansial maupun operasional," pungkasnya.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X