KALIMANTANSATU.COM - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menambahkan penyertaan modal dalam PT Super Ekonomi Retailindo (SER) yang merupakan anak perusahaan Perseroan sebanyak 46.650 saham atau sebesar Rp46.650.000.000 (Rp46,65 Miliar).
Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan untuk periode tanggal 31 Desember 2024, nilai transaksi itu merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud POJK 17/2020 yang mana nilainya di atas 20% namun di bawah 50% ekuitas Perseroan.
Transaksi juga merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud POJK 42/2020.
"Transaksi ini merupakan transaksi yang dikecualikan untuk menggunakan penilai dan memperoleh persetujuan RUPS, karena merupakan transaksi yang dilakukan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki paling sedikit 99% dari modal disetor perusahaan terkendali dimana SER merupakan perusahaan terkendali dari Perseroan yang sahamnya dimiliki Perseroan sejumlah 99,98% dari modal ditempatkan dan disetor SER," ungkap Sekretaris Perusahaan MPPA Mirtha Sukanto dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Januari 2026.
Dana yang digunakan oleh Perseroan untuk melakukan transaksi berasal dari kas internal Perseroan.
"Penggunaan dana tersebut telah mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan secara menyeluruh, termasuk posisi kas, arus kas operasional, serta kewajiban keuangan Perseroan baik jangka pendek maupun jangka panjang," timpalnya.
Lanjut Mirtha, transaksi ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperluas cakupan segmen pasar serta memperkuat jangkauan Perseroan sehingga gerai lebih dekat dengan target konsumen dan dapat menyikapi kebutuhan pasar secara lebih efektif.
Hal ini didorong oleh perkembangan perilaku konsumen yang mengarah pada pola belanja kebutuhan sehari-hari dengan durasi yang lebih singkat, frekuensi yang lebih tinggi, serta nilai belanja per transaksi yang relatif lebih kecil.
"Selain itu, meningkatnya segmen konsumen yang berorientasi pada harga mendorong kebutuhan akan solusi ritel yang dekat, praktis, dan terjangkau, dengan diferensiasi dibandingkan minimarket, baik dari sisi ragam produk, nilai yang ditawarkan, maupun pengalaman berbelanja," jelasnya.
Sementara itu, dana hasil penambahan penyertaan modal dalam SER akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha, antara lain untuk:
1. penguatan modal kerja awal dalam rangka pengoperasian dan pengembangan gerai;
2. penyediaan dan pengelolaan persediaan barang dagangan;
Artikel Terkait
Hasil RUPSLB NSSS : Dudung Abdurachman dan Djasa Pinara Gusti Diangkat Menjadi Komisaris Nusantara Sawit Sejahtera yang Baru
MPXL Dirikan PT Tambang Raya Sejahtera, Bos MPX Logistics International Ungkap Bidang Usaha dan Tujuannya
Targetkan Kebangkitan Komoditas Kelapa Nasional Lewat Kebun Rakyat, Apa Upaya Kementerian Pertanian ?
Berada di Atas Tanah Lanud TNI AU Pangeran M Bun Yamin, Pemerintah Cabut Sertifikat HGU SGC Group Seluas 85.244,925 Hektare di Lampung
Update Sidang Korupsi Tata Kelola Pertamina : JPU Triyana Setia Putra Anggap Keterangan Saksi Nicke Widyawati Mendukung Uraian Dakwaan
BEI Deteksi Ada Transaksi 101,7 Juta Saham FITT di Pasar Nego, Begini Penjelasan Manajemen Hotel Fitra International
Pengendali Baru Saham FITT Jinlong Resources Investment Bakal MTO ! Manajemen Hotel Fitra International Ungkap Kabar Terbaru Penawaran Tender Wajib
PTMP Umumkan 3 Rencana Aksi Korporasi, Bos Mitra Pack Beberkan Alasan ! Satu Diantaranya Akuisisi Saham PTMR oleh Deep Source Pte Ltd
Melalui Transform Business 2026, IFG Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Tegaskan Kesiapan Teknologi EV di Indonesia ! KIA Sales Indonesia Perkuat Fondasi EV Ecosystem Secara Bertahap